Jaga Swasembada Pangan, Pemkab Lamongan Deteksi Dini Kemarau Ekstrem
Bupati Lamongan dampingi Dirjen Tanaman Pangan tinjau swasembada pangan.--
LAMONGAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan melakukan deteksi dini kemarau ekstrem untuk menjaga swasembada pangan melalui langkah antisipatif perubahan iklim, Selasa 28 April 2026.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan hal tersebut saat mendampingi Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Tin Latifah di Embung Sumengko Desa Tambakmenjangan Kecamatan Sarirejo.

Mini Kidi Wipes.--
Selain itu, pemerintah daerah bersama pemangku kepentingan diminta bergerak cepat dan terintegrasi agar produksi pangan tetap terjaga.
“Tahun ini penting kita hadapi kemarau yang ekstrem. Kita semua harus turun agar swasembada pangan tetap terselamatkan,” ujar Yuhronur Efendi.
Sementara itu, pemerintah pusat melalui koordinasi dengan gubernur dan Menteri Pertanian telah mengingatkan potensi perubahan cuaca berupa hujan lebat dan panas ekstrem berkepanjangan.
BACA JUGA:Gandeng Pemuda, Pemkab Lamongan Optimalkan Program Strategis dan Ketahanan Pangan
Menurutnya, kondisi tersebut menuntut kesiapsiagaan daerah dalam menjaga produktivitas pertanian.
Tin Latifah menjelaskan fenomena iklim yang terjadi termasuk kategori El Nino moderat sehingga masih dapat diantisipasi dengan optimalisasi sumber daya.
BACA JUGA:Pemkab Lamongan Teken MoU dengan Pengadilan Agama dan Stakeholder Guna Perkuat Ketahanan Keluarga
“El Nino yang akan kita hadapi bersifat moderat sehingga masih bisa diupayakan dengan berbagai langkah termasuk pemanfaatan lahan kering dan dukungan sarana prasarana pertanian,” ujarnya.
Ia menambahkan pentingnya optimalisasi sumber air seperti waduk dan embung serta pemanfaatan teknologi irigasi untuk mendukung kebutuhan pertanian.

Ayo bolo kita gempur rokok ilegal.--
Pemerintah Kabupaten Lamongan berkomitmen menindaklanjuti kondisi aliran sungai melalui pengerukan dan pelebaran saluran air agar pengairan lahan pertanian optimal.
Upaya tersebut diharapkan menjaga ketahanan pangan sekaligus mempertahankan Lamongan sebagai lumbung pangan di Jawa Timur. (pul)
Sumber:








