Cegah Hattrick Korupsi Situbondo, Bupati Yusuf Rio Gandeng KPK dan Polda Jatim
Bupati Situbondo Yusuf Rio saat sosialisasi pencegahan korupsi pengelolaan APBD.--
SITUBONDO, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Pemerintah Kabupaten Situbondo menggelar sosialisasi pencegahan korupsi pengelolaan APBD dan penguatan peran masyarakat di auditorium pemkab setempat, Selasa 28 April 2026.
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo menegaskan komitmennya membawa daerah keluar dari bayang-bayang kasus hukum masa lalu melalui kegiatan tersebut.

Mini Kidi Wipes.--
Kegiatan ini menghadirkan pemateri dari Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Jawa Timur yang diikuti DPRD, pimpinan organisasi perangkat daerah, camat, kepala desa APDESI, serta aparat penegak hukum Polres Situbondo.
Selain itu, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo menyampaikan apresiasi atas kehadiran narasumber tingkat nasional dan provinsi yang dinilai penting dalam penguatan pencegahan korupsi.
BACA JUGA:Peringati Hari Bumi 2026, Pemkab Situbondo Gelar Gerakan Masif Tanam 20 Ribu Bibit Pohon
"Kita berusaha mengundang KPK sejak November. Atas bantuan Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, hari ini Galih Pramana Natanegara dari Direktorat Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK RI hadir," ujarnya.
Sementara itu, turut hadir Kompol Vonny Farizky dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Jawa Timur serta Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie.
Menurutnya, upaya pemberantasan korupsi tidak cukup hanya dengan kehati-hatian karena aparat penegak hukum memiliki kemampuan deteksi yang lebih maju.
BACA JUGA:Pemkab Situbondo Naikkan Insentif Guru Ngaji dan Sekolah Minggu, Anggaran Capai Rp 14 Miliar
"Saya bilang tidak bisa kalau cuma hati-hati. KPK lebih pintar menemukan kita. Jadi pilihannya cuma satu, hindari saja," tegasnya.
Ia menambahkan dinamika politik kerap menggunakan instrumen hukum untuk menjatuhkan lawan, namun hal tersebut dapat dicegah dengan deteksi dini dan komitmen kuat.
Selain itu, ia menyinggung dua kepala daerah sebelumnya yang terjerat kasus korupsi sebagai pengingat penting bagi seluruh pihak.
"Saya tidak mau itu terjadi. Kita punya latar belakang cerita kurang apik, maka ini harus jadi kesadaran bersama untuk berhenti di sini," ungkapnya.

Ayo bolo kita gempur rokok ilegal.--
Menurutnya, kehadiran lembaga swadaya masyarakat juga penting karena sering memberikan laporan pengaduan masyarakat.
"Ke depan kegiatan seperti ini harus lebih masif. Kita butuh satu frekuensi antara pejabat, interest group, hingga pressure group untuk berkomitmen menghindari korupsi," katanya.
Ia menambahkan sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah awal menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan di Kabupaten Situbondo. (–)
Sumber:








