Menuju ultah ke-8 memorandum.co.id
SFF 20266

Waspada Siomay Ikan Sapu-Sapu, Kenali 3 Ciri Ini Sebelum Masuk ke Perutmu

Waspada Siomay Ikan Sapu-Sapu, Kenali 3 Ciri Ini Sebelum Masuk ke Perutmu

Waspada siomay berbahan dasar ikan sapu sapu. (Foto: Pexels)--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Isu penggunaan ikan sapu-sapu sebagai bahan pokok pengganti ikan tenggiri selalu menghantui pecinta siomay. Apalagi akhir-akhir ini, beberapa pemerintah daerah gempar membasmi persebaran ikan sapu-sapu di sungai karena populasinya yang tak terkendali. 

Fenomena ini memicu kekhawatiran bahwa oknum pedagang nakal mungkin memanfaatkan tangkapan tersebut untuk menekan biaya produksi siomay secara ilegal. 

BACA JUGA:Populasi Ikan Sapu-Sapu Ancam Ekosistem Sungai dan Rawan Mengandung Logam Berat


Mini Kidi Wipes.--

Padahal, menurut pakar dari Universitas Islam Riau (UIR) seperti yang dilansir dari website resminya, ikan sapu-sapu merupakan spesies invasif dan menjadi ancaman serius bagi ekosistem perairan tawar di Indonesia. Ikan ini memiliki daya tahan tubuh yang luar biasa, sehingga mampu hidup di sungai-sungai yang tingkat pencemarannya sangat tinggi.

​Habitat yang kotor inilah yang menyimpan bahaya tersembunyi bagi kesehatan manusia. Daging ikan sapu-sapu sangat rentan terkontaminasi logam berat seperti timbal dan merkuri. Jika dikonsumsi, kandungan berbahaya ini dapat mengendap dalam tubuh dan memicu berbagai gangguan kesehatan serius, mulai dari kerusakan organ dalam hingga potensi kanker dalam jangka panjang. 

BACA JUGA:Inni Dawet Jaga Kuliner Tradisional di Tengah Tren Minuman Kekinian, Manfaatkan LinkUMKM BRI untuk Berkembang

Meski berisiko, faktor ekonomi sering kali membuat oknum pedagang gelap mata. Harga ikan tenggiri yang mahal membuat ikan sapu-sapu yang murah—bahkan sering didapat gratis—menjadi pilihan untuk meraup untung lebih besar.

Oleh karena itu, konsumen perlu jeli dalam membedakan ciri fisik siomay yang akan dibeli. Perhatikan ciri ciri berikut:

Aroma : Siomay ikan tenggiri memiliki aroma harum khas laut yang segar. Sebaliknya, siomay ikan sapu-sapu tercium amis tajam dan terkadang berbau tanah atau lumpur yang menyengat.

BACA JUGA:Lebaran Mewah Tak Harus Mahal, MYZE Hotel Sumenep Gelar Festival Kuliner Serba Rp25 Ribu

Warna : Siomay asli biasanya berwarna putih bersih atau krem cerah. Jika adonan terlihat kusam, abu-abu, atau gelap, patut untuk diwaspadai.


Ayo bolo kita gempur rokok ilegal.--

Tekstur dan Rasa: Ikan tenggiri memiliki tekstur kenyal alami dengan serat daging halus dan rasa gurih yang kuat. Sementara itu, siomay sapu-sapu cenderung terasa kasar atau justru terlalu kenyal karena dominasi tepung. Rasanya pun sering kali tawar, sehingga pedagang biasanya menggunakan MSG berlebihan untuk menutupi rasa aslinya.

Sumber: