Menuju Pemilu 2029, PKB Jatim Bergerak Agresif Melalui 4 Strategi
Abdul Halim Iskandar bersama jajaran pengurua PKB Jawa Timur.--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - DPW PKB Jawa Timur terus memacu semangat seluruh kadernya untuk bekerja lebih keras, lebih cepat, dan lebih dekat dengan masyarakat. Selain memperkuat pelayanan publik, PKB Jatim juga mulai memanaskan mesin politik sejak dini untuk menatap kemenangan besar pada Pemilu 2029.
Komitmen tersebut ditegaskan melalui peluncuran empat program kerja strategis PKB Jatim tahun 2026 dalam agenda Halal Bihalal bersama jajaran DPC PKB se-Jawa Timur.
BACA JUGA:Kemelut PAW Anggota DPRD Magetan, DPW PKB Pastikan Keberatan Nur Wakhid Tidak Diterima

Mini Kidi Wipes.--
Ketua DPW PKB Jatim, Abdul Halim Iskandar, menegaskan bahwa empat program tersebut merupakan langkah nyata PKB untuk hadir di tengah masyarakat sebagai partai yang tidak hanya berbicara soal politik elektoral, tetapi juga menjadi solusi atas berbagai persoalan rakyat.
Program pertama yang diluncurkan adalah menetapkan Hari Jumat sebagai Hari Fraksi PKB se-Jatim. Melalui program ini, setiap anggota Fraksi PKB diwajibkan berkantor di kantor DPW maupun DPC setiap hari Jumat agar masyarakat mengetahui tempat untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, maupun persoalan yang dihadapi.
BACA JUGA:PKB Dukung Pajak Mobil Listrik, DPRD Jatim Minta Solusi Bijak

Ayo bolo kita gempur rokok ilegal.--
Gus Halim menyebut program tersebut sebagai bentuk nyata keterbukaan partai terhadap masyarakat.
"Bagi masyarakat, Hari Fraksi PKB merupakan pasar aspirasi PKB. Semua boleh datang, semua dapat berbicara dan menyampaikan aspirasi, hingga berkeluh kesah pada PKB," ujarnya.
Program kedua adalah penataan struktur DPAC PKB se-Jatim. Menurutnya, pelayanan maksimal kepada masyarakat harus dibarengi dengan penguatan internal partai melalui kaderisasi dan pembenahan struktur hingga tingkat paling bawah.
BACA JUGA:LSM Siti Jenar Surati DPP PKB Terkait Dugaan Perselingkuhan Anggota DPRD Situbondo
Ia menegaskan, kemenangan politik hanya bisa diraih jika mesin partai solid, terorganisir, dan bergerak dalam satu barisan perjuangan.
"Untuk meluaskan manfaat, memasifkan layanan politik, PKB harus menang mutlak dalam setiap momentum elektoral. Jalannya adalah kaderisasi, disertai penataan struktur secara faktual dan aktual, sesuai kebutuhan partai dalam menjawab tantangan dan mengoptimalkan potensi partai," katanya.
Sumber:








