Menuju ultah ke-8 memorandum.co.id
SFF 20266

Sekolah Rakyat di Blora Selamatkan Anak dari Pernikahan Dini hingga Jerat Utang Keluarga

Sekolah Rakyat di Blora Selamatkan Anak dari Pernikahan Dini hingga Jerat Utang Keluarga

Sejumlah siswi SRMA 18 Blora yang terbantu program Sekolah Rakyat dalam mengejar cita-cita di tengah keterbatasan ekonomi keluarga.--

BLORA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Sejumlah siswa di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 18 Blora mengaku terbantu dengan kehadiran program Sekolah Rakyat yang membuka akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu.

Program sekolah gratis ini memberikan peluang bagi siswa yang terancam putus sekolah hingga terjerat pernikahan dini karena menghadapi tekanan ekonomi keluarga yang berat.

Takifanur Salma, siswi kelas X SRMA 18 Blora, mengatakan ia bisa melanjutkan pendidikan tanpa membebani orang tua yang bekerja sebagai buruh tani dengan penghasilan tidak menentu.

BACA JUGA:Program MBG Dorong Rantai Pasok Lokal, Budidaya Lele di Blora Jadi Tulang Punggung Ekonomi Warga


Mini Kidi Wipes.--

Menurutnya, berbagai fasilitas seperti seragam, laptop, hingga asrama yang nyaman membuatnya bisa fokus belajar guna menggapai cita-citanya menjadi seorang dokter.

Hal senada disampaikan Citra Lestari yang sebelumnya sempat diarahkan untuk menikah oleh orang tuanya karena keterbatasan biaya untuk melanjutkan jenjang pendidikan.

"Saya mau dinikahkan oleh orang tua saya, tapi saya tidak mau karena ingin melanjutkan sekolah," ujar Citra yang kini aktif mengikuti berbagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah, Minggu 26 April 2026.

Keberadaan Sekolah Rakyat membuatnya bisa kembali mengejar cita-cita menjadi guru bahasa Indonesia dengan dukungan lingkungan sekolah serta guru yang menyenangkan.


Ayo bolo kita gempur rokok ilegal.--

Sementara itu, Rina Ayu Mesaroh mengungkapkan kondisi keluarganya yang harus kehilangan rumah karena utang menumpuk sementara penghasilan ayahnya hanya sekitar Rp 500 ribu per bulan.

Ia mengaku terbantu dengan fasilitas sekolah yang mencukupi seluruh kebutuhan hidupnya sehingga tidak perlu lagi memikirkan biaya pendidikan yang memberatkan.

Rina mengenal Sekolah Rakyat melalui pendamping PKH dan merasa bersyukur mendapatkan lingkungan belajar yang baik serta kebutuhan hidup harian yang tercukupi secara memadai.

Para siswa pun menyampaikan terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas terobosan program Sekolah Rakyat yang sangat membantu anak dari keluarga miskin ekstrem.

Program mulia ini diharapkan terus berkembang agar semakin banyak anak kurang mampu di Indonesia yang dapat mewujudkan cita-cita mereka melalui pendidikan formal yang layak.

Sumber:

Berita Terkait