Apa Itu BLW? Metode MPASI yang Bikin Bayi Belajar Makan Sendiri Sejak Awal
Dengan penerapan yang tepat, BLW bisa menjadi metode MPASI yang menyenangkan sekaligus bermanfaat bagi tumbuh kembang anak.(Sumber: freepik)--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Baby Led Weaning (BLW) adalah metode pemberian MPASI yang mendorong bayi untuk makan sendiri sejak awal tanpa disuapi. Metode ini mulai populer karena dianggap membantu bayi mengenali rasa lapar dan kenyang secara alami, sekaligus melatih kemandirian makan. Dengan BLW, makanan yang diberikan bukan bubur halus, melainkan makanan padat yang dipotong sesuai ukuran genggaman bayi.
Dalam praktiknya, bayi akan mengambil sendiri makanan yang disajikan dan memasukkannya ke mulut. Meski terlihat mandiri, orang tua tetap wajib mengawasi selama proses makan berlangsung untuk memastikan keamanan. Pendekatan ini bukan sekadar memberi makan, tetapi juga bagian dari proses belajar bayi dalam mengenal tekstur, rasa, dan bentuk makanan.
BACA JUGA:Tangisan Pertama, Perlindungan Seumur Hidup, JKN untuk Bayi Sejak Lahir

Mini Kidi Wipes.--
Salah satu keunggulan BLW adalah membantu bayi lebih peka terhadap sinyal lapar dan kenyang. Anak yang terbiasa dengan metode ini cenderung makan sesuai kebutuhan tubuhnya, sehingga risiko makan berlebihan dapat diminimalkan. Selain itu, BLW juga berkontribusi dalam menurunkan kecenderungan obesitas di kemudian hari karena pola makan yang lebih terkontrol sejak dini.
Tidak hanya itu, BLW juga berperan penting dalam perkembangan motorik dan kemampuan oral (oral skill) bayi. Saat menggenggam makanan, mengunyah, dan menelan, bayi melatih koordinasi tangan dan mulutnya secara alami. Paparan berbagai jenis makanan sejak dini juga membuat anak lebih terbuka terhadap variasi rasa, sehingga cenderung tidak menjadi picky eater.
BACA JUGA:Abadikan Senyum Pertama si Kecil, RSUD Campurdarat Hadirkan Layanan Foto Bayi Estetik
Namun, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan sebelum menerapkan BLW. Pertama, pastikan asupan nutrisi bayi tetap seimbang, terutama protein. Makanan yang sering diberikan dalam BLW seperti sayur, buah, atau karbohidrat perlu dilengkapi dengan sumber protein seperti daging, ayam, ikan, tahu, atau tempe agar kebutuhan gizi terpenuhi.
Kedua, perhatikan kesiapan bayi. BLW sebaiknya dilakukan ketika bayi sudah memiliki kemampuan motorik dan oral skill yang cukup, seperti mampu duduk tegak, menggenggam makanan, dan menunjukkan minat terhadap makanan. Jika bayi belum siap, sebaiknya tidak dipaksakan dan dapat menggunakan metode MPASI lain yang lebih sesuai.

Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--
Dengan penerapan yang tepat, BLW bisa menjadi metode MPASI yang menyenangkan sekaligus bermanfaat bagi tumbuh kembang anak. Namun, kunci utamanya tetap pada pendampingan orang tua, pemenuhan gizi seimbang, dan menyesuaikan dengan kesiapan masing-masing bayi.
Sumber:






