new idulfitri

Pragmata Resmi Rilis 17 April 2026, Hadirkan Petualangan Sunyi di Stasiun Bulan

Pragmata Resmi Rilis 17 April 2026, Hadirkan Petualangan Sunyi di Stasiun Bulan

Tampilan karakter Hugh dan android Diana dalam gim Pragmata di stasiun bulan.--

JAKARTA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Capcom resmi merilis gim Pragmata yang menghadirkan petualangan misterius di stasiun bulan dengan pendekatan cerita tenang dan eksploratif, Jumat 17 April 2026.

Perjalanan dimulai dari Hugh, seorang pria yang terbangun di stasiun bulan dalam kondisi yang tidak sepenuhnya ia pahami.


Mini Kidi Wipes.--

Tidak ada penjelasan panjang tentang apa yang terjadi, tanpa briefing atau tujuan yang jelas.

Yang ada hanya lorong-lorong dingin, sistem yang tidak stabil, dan rasa sepi yang terus mengikuti setiap langkahnya.

Di tengah kebingungan itu, Hugh bertemu dengan Diana, android kecil yang awalnya terlihat seperti karakter pendukung.

BACA JUGA:Tayang 21 Mei 2026, Film Gudang Merica Sajikan Horor-Komedi Medis yang Segar dan Mencekam

Namun seiring perjalanan, hubungan keduanya mulai berkembang.

Diana tidak hanya membantu secara teknis, tetapi juga menjadi satu-satunya teman dalam situasi yang sepenuhnya asing.

Interaksi mereka tidak selalu disampaikan lewat dialog panjang, melainkan melalui momen kecil yang terasa natural.

BACA JUGA:SGM Eksplor Dukung Film Keluarga Na Willa, Hadirkan Cerita Anak Indonesia yang Penuh Rasa Ingin Tahu

Cerita dalam Pragmata berjalan seiring dengan eksplorasi.

Setiap area yang dilewati Hugh menyimpan potongan informasi berupa ruangan terbengkalai, sistem error, hingga sisa aktivitas manusia.

Pemain diajak menyusun cerita sendiri, bukan sekadar menerima penjelasan secara langsung.

Pendekatan ini membuat pemain lebih aktif memahami alur cerita.


Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--

Informasi disampaikan melalui lingkungan, sistem rusak, dan situasi yang ditemui sepanjang permainan.

Hal ini membuat pengalaman terasa lebih imersif, meski bagi sebagian pemain terasa lambat di awal.

Mekanik utama terletak pada kemampuan hacking milik Diana yang menggabungkan aksi dan puzzle.

BACA JUGA:Sentuhan Hangat Baim Wong, Film Semua Akan Baik-Baik Saja Siap Menguras Emosi di Bioskop 13 Mei

Pemain tidak dapat langsung menyerang musuh, tetapi harus melalui proses hacking dalam bentuk puzzle real-time.

Setelah berhasil, musuh baru bisa diserang menggunakan senjata milik Hugh.

Pola ini menciptakan ritme permainan yang berbeda dibandingkan gim tembak-menembak pada umumnya.

Namun, mekanik tersebut memiliki keterbatasan.

BACA JUGA:Film Akal Imitasi Angkat Sisi Gelap AI di Dunia Pendidikan

Di beberapa bagian, pola hacking terasa berulang karena variasinya tidak berkembang signifikan.

Meski begitu, konsep ini tetap memberikan identitas kuat pada gim.

Pragmata tidak menawarkan dunia terbuka, melainkan area semi-linear yang dirancang untuk mendukung atmosfer.

Setiap lokasi memiliki detail yang cukup untuk memperkuat cerita tanpa terasa berlebihan.

BACA JUGA:Jangan Sampai Ketinggalan! Ini Daftar Film Bioskop April 2026 Paling Lengkap

Fokus utama tetap pada suasana dan alur perjalanan pemain.

Capcom memanfaatkan RE Engine untuk menghadirkan detail lingkungan yang tajam dan pencahayaan realistis.

Kesan futuristik dibangun melalui objek-objek dalam gim.

Audio dalam gim ini cenderung minimalis.

BACA JUGA:Rekomendasi 10 Film Anak Indonesia Edukatif Karya Anak Bangsa

Musik tidak selalu hadir, dan pemain lebih sering ditemani suara lingkungan seperti langkah kaki atau mesin.

Pendekatan ini membuat suasana terasa lebih sunyi dan realistis.

Pada akhirnya, pengalaman bermain kembali pada preferensi masing-masing pemain.

BACA JUGA:Review Film Warung Pocong, Horor Lokal yang Bikin Tegang Sekaligus Ketawa

Jika menyukai gim dengan tempo cepat dan arahan jelas, Pragmata terasa berbeda.

Namun, bagi yang menyukai pengalaman tenang, penuh misteri, dan cerita bertahap, gim ini layak dicoba. (–)

Sumber: