KPK Kumpulkan Seluruh Kepala OPD dan Geledah Ruangan di Pemkab Tulungagung
Polisi dan Satpol PP berjaga mengamankan kegiatan penyidik KPK di lingkungan kantor Pemkab Tulungagung.--
TULUNGAGUNG, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) serta melakukan penggeledahan di sejumlah kantor dinas lingkungan Pemkab Tulungagung, Jumat 17 April 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Prajamukti Sekretariat Pemkab Tulungagung sekitar pukul 09.30 WIB dengan menghadirkan pejabat eselon II hingga eselon III.
BACA JUGA:KPK Geledah Pendopo Tulungagung, Temukan Surat Tanpa Tanggal Diduga Alat Pemerasan
BACA JUGA:Rebutan Hak Asuh, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polres Tulungagung
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Tulungagung Achmad Mugiyono membenarkan bahwa seluruh pimpinan instansi diminta hadir dalam pertemuan yang dikemas dalam bentuk sosialisasi tersebut.
Menurutnya, tim penyidik lembaga antirasuah tersebut melakukan pendalaman dengan meminta keterangan kepada sejumlah pejabat secara bergantian maupun berkelompok.

Mini Kidi Wipes.--
Mamad menjelaskan, pihak KPK memberikan peringatan keras agar ke depan terdapat perubahan signifikan dalam pola tata kelola pemerintahan di daerah tersebut.
Selain memberikan pengarahan, KPK menekankan pentingnya sikap kooperatif dari seluruh pejabat daerah selama proses penanganan perkara korupsi ini berjalan.
Seluruh pimpinan OPD diingatkan untuk siap memenuhi panggilan penyidik jika sewaktu-waktu keterangan tambahan dibutuhkan guna melengkapi berkas perkara.
Secara bersamaan, tim penyidik juga melakukan penggeledahan di sejumlah ruangan kantor dinas dan sekretariat kabupaten terutama pada ruangan yang sebelumnya telah disegel.
Proses penggeledahan berlangsung sejak pagi hingga siang hari di beberapa titik vital termasuk Dinas PUPR, BPKAD, serta Bagian Pengadaan Barang dan Jasa.

Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--
Setelah pemeriksaan selesai dilakukan, petugas KPK terpantau mulai membuka kembali segel pada beberapa ruangan yang telah diperiksa secara intensif.
Beredar informasi bahwa seluruh kepala OPD saat ini dilarang bepergian ke luar kota untuk sementara waktu guna memperlancar jalannya proses penyelidikan.
Kebijakan tersebut diambil untuk memastikan para pejabat selalu berada di tempat apabila sewaktu-waktu tim KPK membutuhkan keterangan tambahan dalam waktu cepat.
Langkah intensif ini menjadi sinyal kuat bahwa proses hukum terkait dugaan praktik korupsi di lingkungan pemerintah kabupaten setempat masih terus bergulir.
Sejumlah personel kepolisian dan Satpol PP tampak berjaga ketat di area pintu masuk guna memastikan kegiatan penggeledahan berjalan aman tanpa hambatan. (fir)
Sumber:







