Persiapan Layanan Haji 2026 Hampir 100 Persen, Akomodasi hingga Kesehatan Siap
Menteri Haji dan Umrah menyampaikan kesiapan layanan haji 2026 dalam konferensi pers.--
JAKARTA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Kementerian Haji dan Umrah menyatakan persiapan layanan haji 2026 atau 1447 Hijriah hampir 100 persen dengan kesiapan akomodasi, konsumsi, transportasi, dan layanan kesehatan bagi jemaah, Rabu 15 April 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf dalam konferensi pers di Kantor Staf Kepresidenan, Jakarta.
“Persiapan layanan haji hampir selesai 100 persen. Tahapan saat ini adalah pengecekan akhir seluruh layanan menjelang operasional haji,” kata Irfan.

Mini Kidi Wipes.--
Untuk akomodasi, pemerintah menyiapkan 177 hotel di Makkah dan 100 hotel di Madinah.
Di Makkah, lokasi hotel berada di Jarwal, Misfalah, Raudhah, Syisyah, dan Aziziah, sedangkan di Madinah seluruhnya berada di wilayah Markaziah.
Selain itu, layanan kesehatan juga telah disiapkan dengan 40 klinik di Makkah dan 5 klinik di Madinah.
BACA JUGA:Prabowo Tekankan Keselamatan Jemaah Haji Jadi Prioritas Utama di Tengah Eskalasi Timur Tengah
Pemerintah juga menyiapkan Klinik Kesehatan Haji Indonesia di kedua kota tersebut.
“Setiap kloter terdiri atas satu dokter dan satu tenaga kesehatan,” ujarnya.
Dalam layanan kesehatan, pemerintah bekerja sama dengan Saudi German Hospital.
BACA JUGA:Presiden Prabowo Turunkan Biaya Haji Rp2 Juta, Penyelenggara Perjalanan: Ringankan Jemaah
Sementara itu, kartu nusuk telah tiba di Indonesia dan saat ini dalam proses distribusi serta aktivasi sebelum keberangkatan.
Untuk konsumsi, pemerintah menyiapkan 51 dapur di Makkah dan 23 dapur di Madinah.
Di sektor transportasi, pemerintah menyediakan bus antarkota untuk rute Jeddah, Makkah, dan Madinah.
Selain itu, bus selawat akan melayani pergerakan jemaah selama 24 jam menuju Masjidil Haram.

Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--
Sedangkan bus masyair disiapkan untuk melayani jemaah selama berada di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Kuota haji Indonesia tahun 2026 ditetapkan sebanyak 221 ribu orang.
Jumlah tersebut terdiri atas 203.320 haji reguler dan 17.680 haji khusus.
BACA JUGA:Prabowo Dorong Efisiensi Biaya Haji Lewat Patungan Garuda dan Saudia
Keberangkatan kloter pertama dijadwalkan pada 22 April 2026 menuju Madinah dan dilanjutkan ke Makkah.
Sementara keberangkatan terakhir dijadwalkan pada 21 Mei 2026.
Puncak ibadah haji diperkirakan berlangsung pada 22 Mei 2026 dengan rangkaian inti ibadah pada 26 Mei 2026. (–)
Sumber:







