new idulfitri

Gelar Kelas Diet Tanpa Drama, DPD Golkar Tulungagung Ajak Warga Semakin Sehat

Gelar Kelas Diet Tanpa Drama, DPD Golkar Tulungagung Ajak Warga Semakin Sehat

Program kelas diet di Kantor DPD Golkar Tulungagung --

TULUNGAGUNG, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Upaya mengajak masyarakat hidup lebih sehat terus digencarkan DPD Partai Golkar TULUNGAGUNG. Kali melalui program bertajuk kelas diet. Warga diajak mewujudkan body goals impian tanpa harus menjalani pola diet yang menyiksa.

Terbaru, kegiatan ini diikuti oleh 80 orang, digelar Sabtu 11 April 2026 kemarin di Kantor DPD Golkar Tulungagung. Menghadirkan pakar diet kelas nasional, kegiatan dibuka langsung oleh Ketua DPD Golkar Tulungagung, Jairi Irawan.

BACA JUGA:Fraksi Golkar DPRD Jatim Ingatkan Dampak Kekeringan


Mini Kidi Wipes.--

Jairi Irawan mengatakan, kegiatan ini merupakan kelanjutan dari berbagai program yang sebelumnya telah digelar, mulai dari beauty class, sulam alis, tanam benang hingga kelas memasak.

“Ini program kita beberapa waktu lalu, ada beauty class, sulam alis, tanam benang dan juga kelas memasak. Sekarang kita sambung dengan kegiatan ini, apalagi pasca Lebaran biasanya berat badan cenderung naik,” ujarnya.

BACA JUGA:Seminar Kesehatan Ramadan Golkar Surabaya Diserbu Peserta, Edukasi Pola Hidup Sehat saat Puasa

Menurutnya, kelas diet ini dirancang agar peserta bisa menjalani pola hidup sehat dengan cara yang lebih santai dan terarah. Tidak hanya fokus pada penurunan berat badan, namun juga membangun kesadaran akan pentingnya kesehatan secara menyeluruh.

“Bagaimana nanti kelas ini bisa bikin bapak ibu lebih sehat. Jadi tidak melulu soal politik, tapi kita juga ajak masyarakat sehat jasmani dan rohani,” jelasnya.

Jairi juga menyinggung data dari Dinas Kesehatan Tulungagung yang menunjukkan tingginya angka penyakit serius di masyarakat, seperti kanker payudara dan kanker serviks. Hal ini menjadi salah satu alasan pentingnya edukasi gaya hidup sehat sejak dini.

BACA JUGA:Fraksi Golkar DPRD Jatim Kritisi Suntikan Rp 300 Miliar ke PT Jamkrida

“Di Tulungagung ini data terakhir dari Dinkes, penyakit tertinggi itu kanker payudara, lalu serviks. Saya juga punya teman yang aktif olahraga, aerobik, tiba-tiba drop, ternyata kanker payudara stadium 4 dan meninggal. Ini jadi pelajaran buat kita semua,” ungkapnya.

Ia pun berbagi pengalaman pribadinya saat mengalami kenaikan berat badan hingga 80 kilogram akibat pola hidup yang kurang sehat, seperti sering mengonsumsi gorengan dan begadang.

“Saya sempat 80 kilo karena tiap malam makan gorengan, begadang. Hampir enam bulan. Setelah itu saya ketemu pemandu untuk menurunkan berat badan, mulai diatur pola makan selama satu bulan supaya tubuh bisa adaptasi,” ceritanya.

Sumber: