new idulfitri

Prabowo Soroti Peran Indonesia Kembangkan Pencak Silat di Thailand dan Vietnam

Prabowo Soroti Peran Indonesia Kembangkan Pencak Silat di Thailand dan Vietnam

Presiden Prabowo Subianto saat membuka Musyawarah Nasional IPSI di Jakarta.--

JAKARTA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti peran Indonesia dalam pengembangan seni bela diri pencak silat di kawasan Asia Tenggara, khususnya Thailand dan Vietnam saat membuka Musyawarah Nasional XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), Sabtu 11 April 2026.

Prabowo menyampaikan bahwa pada awalnya banyak negara, termasuk Vietnam dan Thailand, datang ke Indonesia untuk mempelajari pencak silat karena Indonesia dinilai masih menjaga kemurnian ilmu bela diri tersebut.


Mini Kidi Wipes.--

Setelah mempelajari dari Indonesia, kedua negara tersebut kemudian mampu mengembangkan pencak silat dengan pesat hingga berhasil mencatatkan prestasi dalam sejumlah kompetisi internasional.

“Kita dulu yang melatih Vietnam dan Thailand. Akhirnya mereka jadi hebat dan mereka pernah kalahkan kita,” ujar Prabowo.

BACA JUGA:Presiden Prabowo Sebut Satgas PKH Selamatkan Rp 371 Triliun Setara 10 Persen APBN

Meski demikian, Prabowo menilai hal tersebut sebagai bukti keberhasilan Indonesia dalam menjadi “guru” yang baik dalam penyebaran ilmu pencak silat ke negara lain.

Ia berharap Indonesia tetap menjaga kemurnian ilmu pencak silat agar semakin banyak negara yang tertarik untuk mempelajarinya.

“Kalau ilmunya murni, ilmunya kuat, dari mana-mana akan datang belajar. Dan itu sudah terbukti, dari banyak negara datang ke kita, belajar,” imbuhnya.


Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--

Selain itu, Prabowo juga menyampaikan apresiasi terhadap prestasi atlet pencak silat Indonesia yang telah mengharumkan nama bangsa di ajang internasional melalui berbagai raihan medali.

Sebagai contoh, pada SEA Games ke-35 di Thailand, Indonesia berhasil menjadi juara umum cabang pencak silat dengan raihan empat medali emas, satu perak, dan tujuh perunggu.

“Kita cukup membanggakan. Di beberapa tempat, kita menyumbang banyak sekali emas, perak dan perunggu,” tuturnya.

Sumber: