Tak Sekadar Bicara Kebijakan, Legislator Jember Ini Buktikan Kepedulian Lewat Setetes Darah
Agung Budiman, anggota Komisi C DPRD Jember dari Fraksi Golkar, Saat Donor darah --
JEMBER, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Di balik padatnya jadwal persidangan dan riuhnya diskusi di kursi parlemen, terselip sebuah aksi nyata kemanusiaan yang menyejukkan. Agung Budiman, anggota Komisi C DPRD Jember dari Fraksi Golkar, memilih melepas penat usai Sidang Paripurna dengan cara yang berbeda, mendonorkan darahnya di Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember, Jumat, 10 April 2026.
​Masih mengenakan pakaian rapi khas legislator, kedatangan Agung di markas PMI disambut hangat oleh Sekretaris PMI Kabupaten Jember, Ghufron Eviyan Efendi. Bagi Agung, menyambangi PMI usai menjalankan tugas negara adalah bentuk keseimbangan antara kewajiban politik dan panggilan hati sebagai manusia.
BACA JUGA:Rumah dan Tabungan Ludes Terbakar, Senyum Mbah Sahri Kembali saat Disambangi PMI Jember

Mini Kidi Wipes.--
​Sembari terbaring saat proses pengambilan darah, Agung berbagi pandangan sederhana namun mendalam. Ia ingin mengubah stigma bahwa donor darah adalah beban, melainkan sebuah gaya hidup yang membahagiakan.
​"Donor darah itu paket lengkap. Selain membuat tubuh kita terasa lebih bugar, ada nilai spiritual di dalamnya. Ini adalah sedekah yang luar biasa pahalanya. Kita harus selalu ingat bahwa setetes darah yang kita berikan, mungkin adalah harapan hidup bagi saudara kita yang sedang berjuang," tutur Agung dengan nada tenang.
BACA JUGA:PMI Jember Catat Rekor, Donasi Darah Ramadan 1447 H Tembus 2.966 Kantong dalam Dua Pekan

Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--
​Langkah tulus legislator ini mendapat apresiasi mendalam dari pihak PMI. Ghufron Eviyan Efendi menilai, aksi spontan tokoh publik seperti ini memiliki dampak psikologis yang besar bagi masyarakat.
​"Kami sangat menyentuh dengan kepedulian Mas Agung. Di tengah lelahnya agenda sidang, beliau masih memikirkan stok darah untuk warga. Ini membuktikan bahwa tugas kemanusiaan tidak mengenal batas waktu dan jabatan. Semoga ini menginspirasi warga Jember lainnya untuk tidak ragu berbagi kehidupan melalui donor darah," ungkap Ghufron.
​Aksi ini diharapkan menjadi pengingat bahwa di tengah kesibukan birokrasi, empati terhadap sesama tetaplah menjadi prioritas utama. (edy)
Sumber:







