RDP Komisi D DPRD Jombang Bahas Pengadaan Chromebook, Disdikbud Paparkan Prosedur
Komisi D DPRD Jombang saat menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P&K)--
JOMBANG, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Komisi D DPRD Jombang menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P&K), Kamis 9 April 2026. Agenda tersebut difokuskan untuk mengklarifikasi pengadaan chromebook senilai Rp4,8 miliar yang sempat menjadi perhatian publik.
Wakil Ketua Komisi D DPRD Jombang, Erna Kuswati, mengatakan RDP digelar untuk mendapatkan penjelasan langsung dari dinas terkait seluruh tahapan pengadaan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan.
BACA JUGA:DPRD Jombang Paripurna Raperda Riparkab, Fraksi Soroti Data dan Batas Wilayah

Mini Kidi Wipes.--
“Dalam RDP tadi, kami meminta penjelasan lengkap dari dinas. Mulai dari perencanaan, penyusunan kebutuhan hingga proses pengadaan,” ujarnya.
Dari hasil pemaparan, lanjut Erna, pengadaan dilakukan melalui mekanisme e-catalog versi 6. Selain itu, penyedia yang dipilih merupakan penawaran dengan harga terendah yang tetap mengacu pada spesifikasi yang telah ditentukan.
BACA JUGA:RDP DPRD Jombang Bahas Proyek KDKMP Pulolor, Warga Soroti Teknis dan Keselamatan Kerja
“Dari penjelasan dinas, prosesnya sudah sesuai aturan. Sehingga secara prosedural tidak ada permasalahan,” tegasnya.
Ia menambahkan, forum RDP juga menjadi ruang bagi dewan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran, khususnya di sektor pendidikan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang, Wor Windari, menyampaikan bahwa pihaknya telah memaparkan seluruh proses pengadaan dalam forum tersebut.

Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--
“Kami sudah menjelaskan proses dan prosedur pengadaan di RDP Komisi D. Tidak ada pengondisian, semua melalui e-catalog,” katanya.
Menurutnya, spesifikasi chromebook yang diadakan telah disesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran dan dirancang sejak tahap perencanaan.
“Sehingga kami pastikan pengadaan ini berjalan sesuai prosedur dan tidak ada permasalahan,” pungkasnya.(war)
Sumber:







