new idulfitri

Risiko Fatal Luka Bakar 80 Persen,, Dokter Ungkap Pentingnya Penanganan Cepat

Risiko Fatal Luka Bakar 80 Persen,, Dokter Ungkap Pentingnya Penanganan Cepat

Winawati Eka Putri--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.IDInsiden kebakaran sering meninggalkan dampak medis yang fatal bagi korbannya. 

Salah satu parameter krusial dalam menentukan keselamatan korban adalah luasnya area tubuh yang terpapar api.

BACA JUGA:Dokter Sebut Luka Bakar 80 Persen Sangat Fatal dengan Risiko Kematian Tinggi


Mini Kidi Wipes.--

Dr. dr. Winawati Eka Putri, Sp. DVE,FINSDV,FAADV menjelaskan bahwa luas luka bakar dapat meningkatkan risiko kematian, menurutnya, batas persentase luka bakar menjadi indikator kuat peluang hidup pasien.

"Pasien dengan luka bakar yang kurang dari 40 persen memiliki peluang bertahan hidup yang jauh lebih tinggi. Sebaliknya, jika sudah melebihi angka tersebut, risiko komplikasi akan meningkat pesat," ujar dr. Winawati.


Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--

Ketika seseorang mengalami luka bakar hingga 80 persen, kondisi tubuh berada dalam level sangat kritis dan harus mendapatkan penanganan cepat.

BACA JUGA:Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Diagnosis Akhir Campak dengan Gangguan Jantung-Otak

dr. Winawati menekankan tiga ancaman utama yang membayangi korban mulai dari Kehilangan Cairan dan Elektrolit, Infeksi Berat dan Kematian.

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa komplikasi luka bakar parah tidak hanya menyerang kulit, tetapi juga organ dalam. Risiko seperti Sepsis, Pneumonia, hingga Multiple Organ Failure.

BACA JUGA:Dekatkan Akses Medis, Pemkot Batu Sebar 18 Dokter ke Desa-Kelurahan dan Siapkan Layanan Home Care

Kecepatan dan ketepatan penanganan awal adalah kunci keselamatan, Dr. Winawati membagikan panduan pertolongan pertama yang tepat saat menghadapi korban ledakan atau kebakaran.

"Kita harus Melakukan pengamanan pada pasien dengan menjauhkan dari sumber bahaya, memadamkan api dengan bantuan selimut/berguling-guling, mendinginkan luka dengan air mengalir selama kurang lebih 20 menit, bebaskan sekitar area luka dari pakaian atau benda-benda lain, setelah itu tutup longgar dengan kain bersih/kasa, lalu bawa ke instalasi gawat darurat/faskes terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis." pungkasnya. 

Sumber: