new idulfitri

Pelajar Surabaya Dirampas Motor di Genteng, Pelaku Ancam Sajam dan Aniaya Korban

Pelajar Surabaya Dirampas Motor di Genteng, Pelaku Ancam Sajam dan Aniaya Korban

Ilustrasi--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – FS (15), pelajar asal Jalan Kapas Madya, menjadi korban perampasan motor dan ponsel oleh empat pelaku di Jalan Pandan, Genteng, Rabu 8 April 2026.

Fahmi (25), kakak korban, mengatakan peristiwa bermula saat korban keluar rumah bersama temannya menggunakan sepeda motor masing-masing sekitar pukul 18.30 WIB.


Mini Kidi Wipes.--

Saat melintas di Jalan Tuwowo, perjalanan korban awalnya tidak mengalami kendala.

Namun, saat memasuki Jalan Rangkah, laju kendaraan korban dipotong komplotan pelaku yang berjumlah empat orang.

Korban kemudian dipaksa berhenti dan diancam menggunakan senjata tajam.

BACA JUGA:Kejahatan Modern Makin Canggih, Dr. Bastianto: UU Perampasan Aset Jadi Keniscayaan

"Adik saya diancam sajam dan dipaksa bonceng tiga pelaku digiring ke arah Jalan Pandan," katanya, Kamis 9 April 2026.

Selama perjalanan, korban diancam agar tidak melawan dan mengalami pemukulan saat dibonceng.

Korban dibawa berputar hingga ke kawasan Jalan Kusuma Bangsa sebelum akhirnya dirampas di Jalan Pandan.


Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--

"Pelaku melakukan eksekusi terakhir setelah belok masuk di Jalan Pandan tersebut," terangnya.

Menurut Fahmi, korban sempat berteriak dan terdengar oleh pegawai jasa ekspedisi di sekitar lokasi.

Korban kemudian dibantu untuk mengejar pelaku, namun tidak berhasil.

BACA JUGA:Polisi Lacak Pelaku Perampasan Mahasiswi Keperawatan di Surabaya Lewat CCTV

"Tetapi pelaku terlalu sat-set dan tidak terkejar. Kerugian satu unit motor Vario beserta STNK, dan satu ponsel," bebernya.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka lebam di bagian pipi, pelipis, dan punggung.

Keluarga korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Genteng.

BACA JUGA:Mahasiswi Keperawatan di Surabaya Jadi Korban Perampasan, Pelaku Bersenjata Pistol

"Keluarga sudah melapor semalam. Saat ini sedang dalam penanganan Polsek Genteng," ungkapnya.

Kanit Reskrim Polsek Genteng, Iptu Vian Wijaya, membenarkan laporan tersebut dan menyatakan kasus masih dalam penyelidikan.

"Benar korban sudah lapor. Saat ini kami lakukan penyelidikan," pungkasnya. (–)

Sumber: