Dandim 0821/Lumajang Tegaskan Pengawasan Distribusi Elpiji 3 Kg dan BBM
Dandim 0821.Lumajang menjadi narasumber rakor stabilitas stok elpiji dan BBM.--
LUMAJANG, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., menegaskan pentingnya pengawasan terpadu distribusi elpiji 3 kilogram dan BBM dalam rapat koordinasi stabilitas stok, Kamis 9 April 2026.
Hal tersebut disampaikan saat menjadi narasumber dalam Zoom Meeting Rapat Koordinasi Stabilitas Stok elpiji 3 kilogram dan BBM di Ruang Rapat Mahameru.

Mini Kidi Wipes.--
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, OPD, serta jajaran TNI-Polri hingga tingkat kecamatan.
Forum tersebut menjadi langkah strategis dalam merespons kelangkaan elpiji 3 kilogram yang terjadi di sejumlah wilayah.
Dalam pemaparannya, Letkol Arh Anton Subhandi menekankan pengawasan distribusi harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
BACA JUGA:Polres Lumajang Cek SPBE dan Agen Elpiji, Stok Dipastikan Aman di Tengah Isu Kelangkaan
Pengawasan tersebut mencakup harga eceran tertinggi (HET) serta alur distribusi di tingkat agen dan pangkalan.
“Kami telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran, khususnya Babinsa, untuk meningkatkan pengawasan di wilayah binaan. Sinergi dengan Bhabinkamtibmas menjadi kunci dalam memastikan distribusi elpiji 3 kilogram tepat sasaran dan tidak terjadi penyimpangan,” tegasnya.
Ia juga meminta para Danramil aktif mengawasi kinerja Babinsa serta memastikan adanya laporan rutin terkait kondisi di lapangan.
BACA JUGA:Distribusi Elpiji Subsidi Lumajang Dipercepat, Pemkab Pastikan Penanganan Terukur
Menurutnya, setiap temuan sekecil apa pun harus segera dilaporkan secara berjenjang untuk mempercepat penanganan.
“Pengendalian situasi di lapangan harus berbasis data dan laporan yang akurat. Dengan demikian, langkah penanganan bisa dilakukan secara cepat dan tepat,” imbuhnya.
Rapat koordinasi tersebut juga mengungkap bahwa kelangkaan elpiji 3 kilogram bukan disebabkan berkurangnya pasokan.

Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--
Kelangkaan diduga akibat penyimpangan distribusi seperti penimbunan oleh oknum pangkalan yang menjual di atas HET.
Menanggapi hal tersebut, Dandim menegaskan TNI siap mendukung penegakan hukum bersama Polri dan pemerintah daerah.
“Kami siap bersinergi penuh dengan seluruh pihak untuk menjaga stabilitas dan memastikan kebutuhan masyarakat, khususnya elpiji 3 kilogram, dapat terpenuhi dengan baik,” ujarnya.
BACA JUGA:Pertanian Berbasis Efisiensi Air Jadi Strategi Lumajang Hadapi Kemarau 2026
Dengan pengawasan hingga tingkat desa serta kolaborasi lintas sektor, diharapkan permasalahan kelangkaan elpiji 3 kilogram dapat segera teratasi.
Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar sebagai bentuk komitmen menjaga stabilitas energi bagi masyarakat. (Pendim0821)
Sumber:







