new idulfitri

Diterjang Puting Beliung dan Longsor, BPBD Kabupaten Malang Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

Diterjang Puting Beliung dan Longsor, BPBD Kabupaten Malang Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

Kondisi salah satu titik di pemukiman warga saat terjadi bencana akibat cuaca ekstrem--

MALANG, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Malang pada Selasa 7 April 2026 memicu sejumlah bencana alam. BPBD Kabupaten Malang mencatat terjadi insiden tanah longsor, pohon tumbang, hingga terjangan angin puting beliung di beberapa titik.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menyatakan bahwa cuaca dalam sepekan terakhir memang sangat tidak bersahabat. Intensitas hujan yang tinggi seringkali dibarengi dengan fenomena alam yang mengancam keselamatan warga.

BACA JUGA:Urek Urek Gondanglegi Diterjang Puting Beliung, Empat Rumah Rusak


Mini Kidi Wipes.--

"Beruntung dalam rangkaian kejadian kemarin tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Namun, dampak kerusakan materiil akibat cuaca ekstrem ini tetap ada," ujar Sadono Irawan, Rabu 8 April 2026.

Kerusakan paling mencolok terjadi di Dusun Ngadirejo, Desa Poncokusumo. Terjangan angin puting beliung merusak bagian atap 15 rumah warga. Berdasarkan hasil asesmen cepat di lapangan, kerugian ditaksir mencapai Rp40 juta dengan tingkat kerusakan kategori ringan hingga sedang.

BACA JUGA:Singosari Malang Diterjang Puting Beliung, Empat Rumah Rusak dan Satu Bengkel Ambruk

Selain angin kencang, curah hujan tinggi juga memicu luapan air hingga ke halaman rumah warga dan jalan raya, seperti yang terjadi di wilayah Purwosari dan Pujiharjo. Meski demikian, luapan air segera surut saat hujan mereda dan tidak sampai merusak fasilitas umum (fasum).


Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--

"Sempat terjadi luapan ke halaman warga akibat debit air meningkat dan aliran yang kurang memadai, namun kondisi saat ini sudah normal kembali," jelas Sadono.

Sementara itu, bencana tanah longsor dilaporkan terjadi di Dusun Sengon, Desa Dalisodo, Kecamatan Wagir. Longsor dengan dimensi tinggi 3 hingga 8 meter tersebut sempat menutup akses jalan desa akibat material tanah yang menutupi bahu jalan. Kejadian serupa berupa pohon tumbang juga terjadi di Jalan Raya Putukrejo, Desa Poncokusumo, yang sempat memutus akses transportasi warga.

BPBD Kabupaten Malang memastikan seluruh titik yang tertutup material longsor maupun pohon tumbang telah tertangani oleh petugas di lapangan. Saat ini, jalur-jalur tersebut sudah kembali dapat dilalui oleh kendaraan warga sekitar.(kid)

Sumber:

Berita Terkait