new idulfitri

Ending Chainsaw Man Part 2, Penutup Berani Tatsuki Fujimoto atau Sekadar Resolusi yang Tergesa-gesa?

Ending Chainsaw Man Part 2, Penutup Berani Tatsuki Fujimoto atau Sekadar Resolusi yang Tergesa-gesa?

Chainsaw Man tamat dengan membawa happy ending untuk denji.(Sumber: Manga Komik Chainsawman)--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Fenomena Chainsaw Man karya Tatsuki Fujimoto kembali menjadi pusat perhatian dunia manga setelah perilisan bab penutup Part 2 pada Maret 2026. Pengumuman berakhirnya Academy Saga di Chapter 232 memicu reaksi yang sangat beragam, mulai dari kekecewaan mendalam hingga apresiasi atas keberanian sang mangaka mengeksplorasi absurditas.

Banyak pembaca merasa penutupan cerita ini datang terlalu tiba-tiba. Menyusul momen emosional di chapter sebelumnya, resolusi minimalis di bab akhir dinilai gagal menyelesaikan banyak subplot besar yang telah dibangun selama bertahun-tahun. Di berbagai forum dan media sosial, para penggemar menyebut ending ini seolah-olah "menekan tombol reset" tanpa memberikan penutup yang layak bagi perkembangan karakter.

BACA JUGA:Anak Masih Terbawa Suasana Liburan, Ini Tips Kembalikan Semangat Belajar


Mini Kidi Wipes.--

Meski demikian, gaya penceritaan Fujimoto yang sering mengeksplorasi tema alienasi dan krisis eksistensial menjadi pembelaan bagi sebagian pembaca lainnya. Mereka menilai bahwa ketidakpastian adalah inti dari identitas seri ini.

Salah satu pembaca, Adel, memberikan sudut pandang yang lebih optimis terhadap akhir cerita Denji. Meskipun ia mengakui adanya banyak pertanyaan yang tak terjawab mengenai Pochita maupun teori alternate timeline, ia menilai tujuan utama narasi tetap tercapai.

BACA JUGA:Strategi Mengembalikan Semangat Belajar Anak Pasca-Libur Lebaran 2026

“Menurutku ending Chainsaw Man itu banyak meninggalkan plot hole, tapi tetap happy ending. Memang tidak dijelaskan secara detail, tapi goal utamanya selesai. Denji akhirnya bisa mengejar hidup yang dia mau lagi,” ujar Adel.


Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--

Adel menambahkan bahwa Denji merupakan karakter yang lebih menikmati proses meraih mimpi ketimbang hasil akhirnya. Dengan demikian, keputusan Pochita untuk "mengembalikan" hidup Denji dapat diinterpretasikan sebagai pemberian kesempatan kedua yang bermakna bagi sang protagonis.

Pada akhirnya, kontroversi ini justru mempertegas posisi Tatsuki Fujimoto sebagai mangaka yang enggan memberikan jawaban instan. Alih-alih menutup saga dengan penjelasan lengkap, ia memilih memberikan ruang luas bagi penggemar untuk berteori. Di sinilah letak kekuatan sekaligus kontroversi yang membuat Chainsaw Man tetap menjadi perbincangan hangat di era manga modern.

Sumber: