TULUNGAGUNG, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Pagerwojo, Tulungagung memicu longsor di Dusun Krajan, Desa Kradinan, Kamis 2 April 2026 sore.
Curah hujan tinggi terjadi sejak pukul 14.00 WIB hingga sekitar pukul 17.00 WIB sebelum dua lokasi tebing ambrol akibat tanah labil.
BACA JUGA:Balon Udara Berpetasan Jatuh di Tulungagung Rusak Rumah Warga Tanggulwelahan
Longsor pertama menimpa area tempat pembuangan material untuk pembangunan KDMP di RT 08 RW 05 dengan panjang 100 meter, lebar 50 meter, dan ketebalan 10 meter ikut meluncur.
Sementara longsor kedua menimpa dinding rumah milik Sugiono di RT 01 RW 01 dengan material longsoran lebar dan tinggi 4 meter serta ketebalan 1,5 meter sehingga rumah rusak. Kerugian materi ditaksir sekitar Rp 5 juta.

Mini Kidi Wipes.--
Kepala Pelaksana BPBD Tulungagung, Sudarmaji menyampaikan peristiwa ini murni faktor alam.
"Curah hujan yang cukup tinggi dalam waktu beberapa jam membuat kondisi tanah menjadi jenuh air. Ditambah kontur tanah di wilayah Pagerwojo yang memang labil, sehingga rawan terjadi longsor," ujarnya.
Ia memastikan tidak ada korban jiwa, namun tetap mengimbau masyarakat di perbukitan meningkatkan kewaspadaan.
BACA JUGA:Dandim 0827 Sumenep Kunjungi Ponpes Annuqayah Dorong Sinergi Santri dan TNI
"Kami mengimbau warga untuk lebih waspada, terutama saat hujan dengan durasi lama dan intensitas tinggi. Jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah, segera melapor agar bisa ditangani lebih cepat," tambah Sudarmaji.

Gempur Rokok Ilegal -----
Hingga Jumat 3 April 2026, kondisi lokasi sudah dipantau petugas, dan warga bersama aparat setempat melakukan pembersihan material longsoran serta mengantisipasi longsor susulan. (fir/fai)