Peringatan HUT ke-112 Kota Malang, Ketua DPRD Beri Catatan Kritis soal Banjir hingga Kemiskinan
Pelaksanaan rapat paripurna DPRD dengan agenda peringatan HUT ke 112 Kota Malang.--
MALANG, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Ketua DPRD Kota Malang, Amitya Ratnanggani Sirraduhita, memberikan sejumlah catatan pada momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang.

Mini Kidi Wipes.--
Hal itu disampaikan kepada wartawan usai pelaksanaan rapat paripurna dengan agenda peringatan HUT ke-112 Kota Malang di Gedung DPRD Kota Malang, Rabu, 1 April 2026.
"Catatan ya mesti ada lah. Selama dalam rapat fraksi, juga selalu kita sampaikan. Misalnya seperti penanganan kemiskinan, banjir, macet termasuk permasalahan perempuan dan anak dan lainnya. Kira kira semacam itu lah," terang Amitya Ratnanggani Sirraduhita.
BACA JUGA:HUT ke-112, DPRD Kota Malang Komitmen Masifkan Sosialiasi Kebijakan

Gempur Rokok Ilegal -----
Disinggung terkait kolaborasi kinerja kelembagaan hingga perorangan, Amitya mengaku bahwa dalam banyak kesempatan, ia selalu mendorong untuk pilihan secara gotong royong. Terlebih, di masa efisiensi seperti saat ini, sehingga bisa menekan pembiayaan dan lainnya.
Ia menyebut salah satu contoh seperti UHC (Universal Health Coverage). Menurutnya, di dalamnya harus ada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker). Dengan demikian, pemerintah bisa menekankan kepada pemberi upah untuk melakukan pembayaran iuran BPJS pekerjanya dan tidak selalu menggunakan dana dari APBD.
BACA JUGA:Pendapatan Daerah Surplus, DPRD Kota Malang Lakukan Pencermatan
Contoh lain terkait Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), yaitu untuk bisa melacak penerima manfaat atau bantuan sosial (bansos) yang mungkin sudah meninggal dunia atau lainnya. Hal ini bertujuan memperbarui data, meminimalkan anggaran yang berpotensi ganda, atau memperbarui informasi kondisi kesejahteraan kehidupan masyarakat.
"Ya, jangan ada ego sektoral. Pilihannya, dengan bergotong royong. Sehingga bisa menekan anggaran, yang mungkin programnya itu-itu saja. Menjadi tidak boros anggaran, boros program," lanjutnya.
BACA JUGA:DPRD Kota Malang Setujui Penyertaan Modal Rp35 Miliar untuk BPR Tugu Artha Sejahtera
Sementara itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyebut momentum ulang tahun bisa menjadi penyemangat dalam merealisasikan janji-janji politiknya. Hal itu pun sudah tertuang di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Malang.
"Ya tentunya, ini bagian dari pemenuhan janji janji politik saya bersama mas Wawali. Sudah berjalan, dan progresnya cukup baik. Namun, tentu masih ada yang dalam tahapan berproses. Karena, tentu saja, misalnya setelah pelantikan, terus tidak berarti langsung beres semua. Tentu ada prosesnya," katanya.
Rapat paripurna kali ini terasa cukup istimewa mengingat perwakilan dari kepala daerah dan Forkopimda Malang Raya turut hadir di Kota Malang. Tidak hanya itu, para pejabat yang sudah purna tugas juga tampak hadir dalam momen bersejarah tersebut. (edr)
Sumber:







