new idulfitri

Pemkab Pasuruan Targetkan Perbaikan Jalan 1.600 Kilometer di 2026

Pemkab Pasuruan Targetkan Perbaikan Jalan 1.600 Kilometer di 2026

FKP Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan.--

PASURUAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan mulai tancap gas membenahi infrastruktur dengan target pembangunan dan perbaikan jalan sepanjang lebih dari 1.600 kilometer pada tahun 2026, Rabu 1 April 2026.

Langkah masif ini difokuskan untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memberikan rasa aman bagi pengguna jalan.


Mini Kidi Wipes.--

Rencana ini mencuat dalam Forum Konsultasi Publik (FKP) yang digelar Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan pada Selasa 31 Maret 2026.

Acara melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk kepala desa, guna menyerap keluhan dan kebutuhan infrastruktur di wilayah masing-masing.

BACA JUGA: ASN Pemkab Pasuruan Bakal Terapkan WFH Sehari dalam Seminggu

Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan, Sarinah Rostief, menegaskan, infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah.

"Di tahun 2026, ada lebih dari 1.600 kilometer jalan yang akan dikerjakan untuk meningkatkan kemantapan jalan kabupaten, sehingga dapat menunjang perekonomian masyarakat," ujar Sarinah pada Rabu 1 April 2026.

BACA JUGA:Pemkab Pasuruan Berangkatkan 7 Bus Mudik Gratis untuk Ratusan Warga
Gempur Rokok Ilegal -----

Sarinah menjelaskan pendanaan proyek berasal dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Alokasi Umum (DAU), dan dana pemerintah pusat.

Ia meyakinkan semua program saat ini masih tahap perencanaan dan akan disesuaikan dengan kondisi kas daerah.

"Semua masih berproses dalam perencanaan. Sumber dana yang ada akan dimaksimalkan untuk pembangunan infrastruktur," tambahnya.

BACA JUGA:Petugas Gabungan Pemkab Pasuruan Sita Ribuan Batang Rokok Polos

Pembangunan tidak dipukul rata, Pemkab Pasuruan telah menentukan skala prioritas wilayah paling mendesak, termasuk Kecamatan Wonorejo dan Kecamatan Kejayan.

"Dua kecamatan itu akan menjadi prioritas karena kondisinya perlu segera ditangani agar terhubung dengan akses jalan yang lain," pungkas Sarinah. (kd/mh)

Sumber: