new idulfitri

ASN Pemkab Pasuruan Bakal Terapkan WFH Sehari dalam Seminggu

 ASN Pemkab Pasuruan Bakal Terapkan WFH Sehari dalam Seminggu

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo rencanakan kebijakan WFH bagi ASN.--

PASURUAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Pemerintah Kabupaten Pasuruan tengah menggodok kebijakan work from home (WFH) bagi ASN satu hari dalam seminggu sebagai langkah efisiensi dan menyesuaikan dinamika ekonomi global, Selasa 31 Maret 2026.

Saat ini Pemkab Pasuruan merencanakan para aparatur sipil negara mencicipi kebijakan bekerja dari rumah tersebut dalam waktu dekat.


Mini Kidi Wipes.--

Langkah ini diambil sebagai strategi efisiensi di tengah dinamika ekonomi global.

Selain menghemat energi, efisiensi waktu menjadi pertimbangan utama.

Faktor geografis menjadi alasan kuat karena banyak ASN Pemkab Pasuruan yang menempuh perjalanan jauh setiap hari untuk bekerja.

BACA JUGA:Harga Cabai Turun di Pasuruan, Polres Pastikan Stok Pangan Aman

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, mengatakan pegawai berasal dari berbagai daerah seperti Malang dan Kota Pasuruan.

“Pegawai kita itu rumahnya ada yang dari Malang, ada dari Kota Pasuruan. Jadi kalau WFH, kemungkinan nanti kita terapkan satu hari,” ungkapnya.

Dengan mengurangi frekuensi perjalanan ke kantor, beban biaya transportasi pegawai diharapkan berkurang tanpa menurunkan produktivitas kerja.

BACA JUGA:Atensi Cepat Bupati Pasuruan, Jalan Ambrol di Beji Mulai Digarap Besok, Targetkan Tuntas dalam 5 Hari

Meski telah direncanakan, Pemkab Pasuruan belum menetapkan hari pelaksanaan WFH.

Pemerintah daerah masih menunggu arahan teknis serta melakukan sinkronisasi dengan kebijakan di tingkat Jawa Timur.

“Kita konsultasi dulu ke provinsi. Apakah nanti menyesuaikan jadwal provinsi di hari Rabu, atau bisa hari yang lain. Sinkronisasi ini penting agar koordinasi antarinstansi tetap lancar,” tambahnya.


Gempur Rokok Ilegal -----

Pemkab Pasuruan memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal.

Implementasi WFH akan dijalankan setelah sistem pelaporan kinerja digital siap sepenuhnya.

Selain itu, loket pelayanan utama tetap buka secara tatap muka dengan sistem piket.

BACA JUGA:BPBD Jatim Gerak Cepat Salurkan Bantuan Banjir Pasuruan

Sehingga masyarakat tetap mendapatkan pelayanan seperti biasa.

Di sisi lain, ia juga mengapresiasi kondisi ekonomi saat ini di mana harga kebutuhan pokok dan BBM masih stabil dan terjangkau.

Hal tersebut dinilai sebagai hasil kerja sama pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga daya beli masyarakat. (kd/mh)

Sumber: