new idulfitri

80 Pencari Kerja Ikuti Pelatihan Tahap Pertama di UPT BLK Tulungagung

80 Pencari Kerja Ikuti Pelatihan Tahap Pertama di UPT BLK Tulungagung

Peserta pelatihan memperoleh perlengkapan belajar.--

TULUNGAGUNG, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Semangat para pencari kerja di Tulungagung dan Trenggalek dalam meningkatkan kemampuan mereka cukup tinggi. Hal itu dibuktikan dalam keterlibatan mereka pada pelatihan tahap pertama di UPT BLK Tulungagung, yang pembukaannya dilaksanakan pada Selasa 31 Maret 2026.

Program ini menjadi salah satu upaya nyata pemerintah dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja agar lebih kompeten dan siap bersaing di dunia kerja.

BACA JUGA:Job Fair Tulungagung 2025 Digelar, Ribuan Peluang Kerja Dihadirkan untuk Masyarakat


Mini Kidi Wipes.--

Kegiatan ini dihadiri langsung Kepala Disnakertrans Provinsi Jawa Timur, Sigit Priyanto bersama sejumlah pejabat terkait. Mulai dari unsur pemerintah daerah hingga instansi vertikal seperti BNN dan BPJS Ketenagakerjaan.

Dalam sambutannya, Sigit Priyanto menegaskan pentingnya peran negara dalam menjamin kesejahteraan tenaga kerja, mulai dari proses pelatihan hingga perlindungan saat bekerja.

BACA JUGA:Disnakertrans Tulungagung Anggarkan Rp1,9 M dari DBHCHT untuk Perlindungan Tenaga Kerja

“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa berjalan lancar. Sesuai data ILO, setiap negara harus mengadopsi langkah nyata dalam menindaklanjuti kesejahteraan pekerja. Negara harus hadir, mulai dari Presiden sampai Bupati dan Wali Kota, mulai dari melatih, menempatkan, memberikan perlindungan, hingga pekerja bisa purna dalam kondisi selamat dan sehat,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan BLK di Jawa Timur harus saling bersinergi untuk mencetak tenaga kerja yang unggul.

“Di Jawa Timur ada 16 BLK milik provinsi, belum termasuk milik kabupaten dan kota. Ini harus bisa berjalan bersama dan saling bersinergi,” imbuhnya.

BACA JUGA:Kanwil BPN Jatim Lantik 9 Pejabat Fungsional, Kakanwil Asep Heri Tekankan Tiga Unsur Pokok Kerja

Dirinya berpesan kepada semua peserta agar menerapkan dan menyerap ilmu yang didapat selama pelatihan, sehingga mampu menjadi pencari kerja yang memiliki kompetensi dan skill mumpuni.

"Nanti setelah pelatihan akan ada uji kompetensi, anda yang dinilai memiliki kompetensi akan bisa mendapatkan bukti layak kompetensi," urainya.

Sementara itu, Kepala UPT BLK Tulungagung, Agus Setyawan, menyampaikan bahwa pelatihan tahap pertama tahun ini diikuti sebanyak 80 peserta yang terbagi dalam lima kejuruan, di mana masing-masing program diisi oleh 16 peserta.

Sumber:

Berita Terkait