new idulfitri

Kebijakan WFH Setiap Rabu, Sekwan Pastikan Pelayanan Berjalanan Normal

Kebijakan WFH Setiap Rabu, Sekwan Pastikan Pelayanan Berjalanan Normal

Sekretaris DPRD Jawa Timur, M Ali Kuncoro,--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Sekretariat DPRD Jawa Timur memastikan kebijakan work from home (WFH) yang diberlakukan Pemerintah Provinsi Jawa Timur setiap hari Rabu tidak akan mengganggu pelayanan terhadap pimpinan dan anggota dewan.

Penyesuaian pola kerja tersebut dilakukan mengikuti Surat Edaran (SE) yang ditandatangani Gubernur Jawa Timur sebagai bagian dari kebijakan efisiensi sekaligus pengaturan mobilitas aparatur sipil negara (ASN). 

BACA JUGA:Dindik Jatim Terapkan Kebijakan WFH Terbatas bagi ASN Mulai 30 Maret, Begini Mekanismenya


Mini Kidi Wipes.--

Sekretaris DPRD Jawa Timur, M Ali Kuncoro, menegaskan seluruh layanan kesekretariatan tetap berjalan normal meski sebagian ASN melaksanakan WFH.

“Pelayanan kepada pimpinan dan anggota oleh staf Sekretariat DPRD Jawa Timur tetap berjalan. Namun dalam hal ini kami sudah mengambil kebijakan sesuai arahan pimpinan dengan adanya surat edaran yang ditandatangani oleh Ibu Gubernur Jawa Timur. Untuk hari Rabu kita laksanakan work from home,” ujar Ali Kuncoro.

BACA JUGA:ASN Jatim WFH Setiap Rabu Berpotensi Hemat BBM hingga 108 Ribu Liter


Gempur Rokok Ilegal -----

Menurut Ali Kuncoro, kebijakan tersebut bersifat fleksibel, terutama bagi ASN yang menjalankan tugas pendampingan anggota DPRD dalam kegiatan kunjungan kerja (kunker) maupun kunjungan daerah pemilihan (kundapil). ASN yang terlibat langsung tetap bekerja seperti biasa.

“Untuk staf Sekretariat DPRD yang masih bertugas mendampingi anggota kunker dan kundapil akan menyesuaikan. ASN yang tidak terlibat akan diberlakukan WFH. Jadi tidak ada layanan yang terganggu, semua berjalan sesuai mekanisme kebijakan Pemprov Jatim,” katanya.

BACA JUGA:WFH Kembali Menyapa

Ali Kuncoro menambahkan, Sekretariat DPRD Jatim juga memberikan kelonggaran bagi pegawai yang memiliki tugas keanggotaan agar tetap menjalankan aktivitasnya secara optimal.

“Yang bertugas keanggotaan tetap menjalankan tugas. Jika tidak terlibat langsung maka dilakukan WFH. Ini akan kita lakukan evaluasi dan nanti kita berikan SOP lebih lanjut,” tuturnya.

BACA JUGA:Tak Hanya WFH, ASN Mojokerto Diajak Gowes Tiap Jumat Demi Hemat BBM dan Lingkungan Asri

Sumber: