Pemkot Surabaya Perkuat IKM, Genjot Ekspor dan Serapan Tenaga Kerja
Agus Hebi Djuniantoro dorong penguatan IKM melalui program ekspor di Surabaya.--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Pemkot Surabaya memperkuat industri kecil dan menengah (IKM) dengan mendorong ekspor guna meningkatkan penyerapan tenaga kerja, Senin 30 Maret 2026.
Program ini bertujuan membantu pelaku usaha naik kelas sekaligus memperluas peluang kerja di sektor industri.

Mini Kidi Wipes.--
Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro, menyatakan penguatan industri menjadi kunci dalam membuka lapangan kerja baru.
“Kami fokus menyiapkan IKM yang memiliki potensi agar benar-benar siap ekspor. Ketika industri tumbuh, kebutuhan tenaga kerja juga meningkat,” ujarnya.
BACA JUGA:Akselerasi Ekspor IKM, Pemkot Surabaya Targetkan Perluasan Lapangan Kerja
Dalam program ini, pelaku usaha dibekali berbagai materi mulai dari strategi bisnis, standar ekspor, hingga teknik pemasaran dan presentasi.
Pemkot Surabaya juga menggandeng sejumlah pihak, seperti Export Center, Kementerian Perdagangan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Bea Cukai, dan Badan Standardisasi Nasional (BSN).
BACA JUGA:Pemkot Surabaya Tata Regulasi Balai Pemuda, Pastikan Tetap Jadi Rumah Seniman
Selain pelatihan, pelaku IKM difasilitasi business matching dengan pembeli dari dalam dan luar negeri untuk memperluas akses pasar.
Upaya ini akan dilanjutkan melalui Surabaya Industrial & Labour (SIL) Festival pada 7–9 April 2026 yang mengintegrasikan business matching dan bursa kerja.

Gempur Rokok Ilegal -----
Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan ekspor sekaligus memperluas peluang usaha, termasuk melalui pemanfaatan platform digital dan skema reseller.
Sumber:







