new idulfitri

Dekat Pusat Bisnis, Kelurahan Kedungdoro Tak Ingin Kecolongan Pendatang Liar

Dekat Pusat Bisnis, Kelurahan Kedungdoro Tak Ingin Kecolongan Pendatang Liar

Lurah Kedungdoro, Moch. Ali Taufiq--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Magnet pusat perputaran perekonomian di kawasan Kedungdoro, Surabaya, kerap menjadi daya tarik bagi pendatang baru yang ingin mengadu nasib di kota Surabaya.

Mengantisipasi membeludaknya pendatang tanpa tujuan jelas, Kelurahan Kedungdoro mulai memasang pagar pembatas pengawasan ketat di wilayahnya.

BACA JUGA:Surabaya Perketat Akses Kerja, Tenaga Kerja Urbanisasi Kian Tersisih?


Mini Kidi Wipes.--

Lurah Kedungdoro, Moch. Ali Taufiq, menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin kecolongan dengan adanya pendatang baru yang tidak memiliki kejelasan tempat tinggal maupun pekerjaan. 

Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut Surat Edaran (SE) Wali Kota Surabaya terkait pengendalian penduduk non permanen.


Gempur Rokok Ilegal -----

Ali Taufiq menjelaskan bahwa pihak kelurahan telah menginstruksikan seluruh jajaran RT dan RW untuk memantau pergerakan warga yang kembali dari mudik. Jika kedapatan membawa sanak saudara, pelaporan wajib dilakukan dalam waktu 1 x 24 jam.

BACA JUGA:Sosiolog Unesa Ingatkan Pemkot Surabaya Tak Antipati Hadapi Urbanisasi Pasca Lebaran

"Kami mengimbau kepada RT dan RW, jika ada warga yang membawa sanak saudara namun belum memiliki pekerjaan tetap atau masih mencari-cari, kami minta untuk kembali ke kampung halamannya saja," tegas Ali Taufiq saat dikonfirmasi.

kelurahan Kedungdoro tetap memberikan toleransi bagi pendatang yang memang sudah memiliki ikatan kerja pasti. 

"Jika memang ada pekerjaan tetap, kami minta surat keterangan dari tempat kerjanya. Baru setelah itu kami data sebagai warga sementara di Kelurahan Kedungdoro," tambahnya.

BACA JUGA:DPRD Jatim Ingatkan Pemprov, Urbanisasi Pascalebaran Menjadi Ancaman bagi Kota Besar

Kawasan kelurahan Kedungdoro yang dikenal sebagai kawasan padat sekaligus tetangga dekat pusat perbelanjaan besar seperti Tunjungan Plaza menjadikan wilayah ini sangat rawan terhadap penghuni gelap. 

Sumber: