Pemotor Wajib Tahu Merawat Jas Hujan, Begini Caranya Supaya tak Cepat Rusak
Ilustrasi--
SURABAYA, MEMORANDU.DISWAY.ID - Intensitas hujan di Indonesia khususnya Jawa Timur mulai berkurang. Musim kemarau diprediksi akan tiba sebentar lagi. Bagi pengendara roda dua, pasti sudah akrab dengan jas hujan.
Para pemotor wajib mengetahui cara merawat jas hujan supaya awet dan tidak kaku ketika musim kemarau tiba. Sebab, bila tidak dirawat dengan baik dan benar, maka jas hujan dapat menimbulkan bau tak sedap, lusuh hingga kaku yang dapat mengurangi performa dalam berkendara.
BACA JUGA:Wakapolres bersama Kasat Lantas Polres Jember Bagikan Jas Hujan saat Operasi Keselamatan Semeru 2026

Mini Kidi Wipes.--
Dilansir dari berbagai sumber, begini cara merawat jas hujan dengan baik dan benar:
1. Lap Jas Hujan Saat Tiba di Tujuan.
Segera bersihkan menggunakan lap atau kanebo ketika tiba di lokasi tujuan. Sisa air hujan yang masih menempel bukan hanya bikin jas hujan terlihat kotor dan kusam, air hujan yang mengendap dengan kotoran dapat pula membuat bau tak sedap.
2. Tiriskan Jas Hujan.
Setelah dilap bersih, selanjutnya dikeringkan cukup dengan diangin-anginkan saja atau pemotor bisa menggantung jas hujan menggunakan kastok. Hindari paparan sinar matahari secara langsung bila hujan sudah reda, sebab itu dapat merusak material jas hujan.

Gempur Rokok Ilegal -----
3. Lipat Rapi.
Setelah benar-benar kering, lipat jas hujan dengan mengikuti pola lipatan dan sambungannya. Sehingga pada kemudian hari ketika jas hujan dipakai kembali menjadi nyaman. Kemudian masukkan ke kantong atau plastik supaya lebih terlindung. Jangan sekali-kali melipat jas hujan yang masih basah, karena bisa membuatnya lengket dan susah untuk digunakan.
4. Hindari Penyimpanan Dibawah Jok Motor.
Sumber:







