Personel Damkar Surabaya Siaga Tanpa Libur saat Lebaran, Warga Diimbau Cek Listrik dan Elpiji
Gelar personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya.--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya menyiagakan seluruh personel tanpa libur untuk menjaga keamanan objek vital dan permukiman warga selama masa mudik Lebaran 2026, Jumat 13 Maret 2026.
Kepala DPKP Kota Surabaya Laksita Rini Sevriani menegaskan seluruh personel tetap dalam posisi siaga satu dengan layanan kedaruratan berjalan normal selama 24 jam penuh.

Mini Kidi Wipes.--
"Untuk kesiapsiagaan menjelang libur Lebaran, Damkar Surabaya tetap standby. Petugas tetap bertugas seperti biasa. Jika terjadi kondisi darurat, masyarakat bisa langsung menghubungi Command Center 112," ujarnya.
Laksita Rini Sevriani memberikan perhatian khusus pada rumah kosong yang ditinggal pemudik.
BACA JUGA:Kapal Peti Kemas Terbakar di Terminal Berlian, 15 Unit Damkar Diterjunkan
Berdasarkan evaluasi tahun-tahun sebelumnya, mayoritas insiden kebakaran saat musim Lebaran dipicu korsleting listrik dan kebocoran gas.
Karena itu, warga diimbau melakukan pengecekan kondisi rumah sebelum berangkat mudik.
"Stopkontak atau perangkat listrik yang tidak dipakai wajib dicabut. Lampu cukup dinyalakan di teras saja. Kalau bisa gunakan lampu otomatis," tegasnya.
BACA JUGA:Damkar Surabaya Tangani 2.306 Kasus Evakuasi Sepanjang 2025
Selain listrik, sektor dapur juga menjadi perhatian.
Rini meminta warga melepas regulator dari tabung LPG sebelum meninggalkan rumah.
Bagi pelanggan jaringan gas rumah tangga, aliran gas sebaiknya dimatikan sementara dari kran utama.

Gempur Rokok Ilegal.--
Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi risiko kebocoran yang tidak terdeteksi saat rumah dalam kondisi kosong.
Selain faktor teknis, gangguan eksternal seperti serangan hama juga perlu diwaspadai.
Tikus kerap menjadi penyebab korsleting listrik karena menggigit kabel di area plafon.
BACA JUGA:Kakek di Surabaya Minta Tolong Damkar Potong Cincin Akik Setelah Jari Bengkak Sebulan
"Karena itu, kami imbau warga benar-benar memastikan semua steker sudah tercabut," tambahnya.
Di sisi lain, DPKP juga menyoroti tradisi bermain petasan yang kerap muncul pada malam takbiran atau hari Lebaran.
Rini meminta orang tua mengawasi anak-anak agar tidak bermain petasan maupun kembang api secara sembarangan.
"Petasan itu arah jatuhnya tidak bisa diprediksi. Sangat berbahaya jika jatuh di area yang mudah terbakar. Kami berharap warga bisa mudik dengan tenang dan kembali ke Surabaya dalam kondisi rumah yang tetap aman," pungkasnya. (alf)
Sumber:




