selamat menunaikan ibadah ramadan 2026

IPM Jember Tembus 71,57, Bupati Gus Fawait Genjot Akselerasi Lewat Program MBG dan Satgas Kemiskinan

IPM Jember Tembus 71,57, Bupati Gus Fawait Genjot Akselerasi Lewat Program MBG dan Satgas Kemiskinan

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Imam Hidayat, saat memberikan arahan strategis--

JEMBER, MEMORANDUM DISWAY.ID – Capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Jember tahun 2025 resmi menyentuh angka 71,57. Meski menunjukkan progres, angka ini dipandang sebagai pelecut bagi Pemerintah Kabupaten Jember untuk melakukan lompatan besar di sektor pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Imam Hidayat, dalam arahannya menekankan bahwa penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Jember harus tetap menjadi prioritas utama. Menurutnya, keberhasilan pembangunan Jawa Timur merupakan hasil agregat dari kinerja kabupaten/kota.

BACA JUGA:Gelar Musrenbang 2027, Bupati Gus Fawait Bentuk Satgas Khusus Perangi Kemiskinan di Jember


Mini Kidi Wipes.--

"Sektor pendidikan masih menjadi salah satu tantangan terbesar yang harus dioptimalkan. Jember memiliki kontribusi besar bagi Jawa Timur, namun penguatan SDM harus digenjot agar IPM bisa melonjak lebih cepat," ujar Imam Hidayat, Senin 9 Maret 2026.

Merespons tantangan tersebut, Bupati Jember Muhammad Fawait (Gus Fawait) langsung tancap gas dengan instruksi transformasi birokrasi. Ia mewajibkan seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, hingga lurah untuk aktif di media sosial sebagai kanal edukasi kebijakan, bukan sekadar mencari popularitas.

BACA JUGA:Jamin Kesehatan Driver Ojol dan Insentif Guru Ngaji, Gus Fawait Pastikan Negara Hadir di Bumi Pandhalungan

“Kita hidup di era digital. OPD, camat, hingga lurah wajib aktif menyampaikan program pemerintah melalui media sosial agar masyarakat paham dan terlibat. Media sosial jangan digunakan untuk menjadi influencer genit demi popularitas pribadi, tetapi gunakan untuk menjelaskan kebijakan,” tegas politisi Partai Gerindra tersebut.

Secara teknis, Gus Fawait telah menyiapkan "mesin" penggerak baru untuk mendongkrak kesejahteraan warga. Salah satunya melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Khusus Pengentasan Kemiskinan yang mengintegrasikan data lintas instansi agar intervensi bantuan lebih presisi.


Gempur Rokok Ilegal.--

Tak hanya itu, program Makan Bergizi Gratis (MBG) diproyeksikan menjadi katalisator ekonomi kerakyatan yang dahsyat di Bumi Pandhalungan. Gus Fawait optimistis kehadiran ratusan dapur MBG akan membuka lapangan kerja luas.

"Jika 270 dapur MBG mulai beroperasi di Jember, perputaran ekonominya diproyeksikan mencapai Rp4 triliun per tahun. Ini bukan sekadar soal gizi, tapi tentang membuka ribuan lapangan kerja baru dan memperkuat ekonomi akar rumput," pungkas Gus Fawait.(Fbr)

Sumber:

Berita Terkait