selamat menunaikan ibadah ramadan 2026

Jalan Kuti–Keboan Kini Mulus, Pemkot Mojokerto Dorong Akselerasi Ekonomi Warga

Jalan Kuti–Keboan Kini Mulus, Pemkot Mojokerto Dorong Akselerasi Ekonomi Warga

Jalan Kuti-Kebian Kota Mojokerto menjadi mulus--

MOJOKERTO, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat pembangunan infrastruktur untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Melalui DPUPR Perakim, Pemkot Mojokerto berhasil menuntaskan pembangunan dan peningkatan sejumlah ruas jalan di berbagai sudut kota, salah satunya ruas Jalan Kuti–Keboan yang rampung pada akhir tahun 2025 lalu.

Ruas jalan sepanjang 5,93 kilometer dengan lebar 4,7 meter tersebut kini telah mulus dan memberikan dampak signifikan bagi mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas perekonomian warga di sekitarnya.

BACA JUGA:Pemkot Mojokerto Siapkan Perda Omnibus Tramtibum 2026, Sanksi Tipiring Maksimal Rp 50 Juta


Mini Kidi Wipes.--

Kepala DPUPR Perakim Kota Mojokerto, Endah Supriyani melalui Kepala Bidang Bina Marga Adhi Yudha Perwita mengatakan, peningkatan Jalan Kuti–Keboan diproyeksikan mampu memicu efek berganda (multiplier effect) bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat Kota Mojokerto.

“Peningkatan jalan Kuti–Keboan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat. Infrastruktur yang baik akan memperlancar mobilitas warga sekaligus membuka peluang ekonomi baru,” ujarnya, Senin 9 Maret 2026.

BACA JUGA:Sanksi Tipiring Dirombak, Ekonomi Syariah Digenjot: Pemkot Mojokerto Siapkan Dua Raperda Strategis 2026

Menurutnya, pembangunan Jalan Kuti–Keboan merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Pembangunan ini bukan sekadar memperbaiki badan jalan, tetapi bagaimana infrastruktur mampu menjadi penggerak roda ekonomi warga. Dengan akses yang lebih baik, biaya distribusi menurun, mobilitas meningkat, dan peluang usaha semakin terbuka,” jelasnya.

Sebelumnya, kondisi ruas Jalan Kuti–Keboan mengalami sejumlah kerusakan serta keterbatasan kapasitas. Setelah dilakukan peningkatan kualitas dari lebar 3 meter menjadi 4,7  meter dengan aspal hotmix , arus transportasi kini menjadi lebih lancar, baik bagi masyarakat yang beraktivitas maupun untuk distribusi barang dan jasa.

BACA JUGA:Tingkatkan PAD, Pemkot Mojokerto Sewakan Gedung PLUT dan Sentra IKM Batik untuk Umum

Ruas jalan ini selama ini menjadi salah satu jalur penghubung penting antarpermukiman sekaligus menuju sentra kegiatan ekonomi lokal. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, waktu tempuh kendaraan menjadi lebih singkat, kenyamanan berkendara meningkat, serta risiko kerusakan kendaraan akibat kondisi jalan yang kurang baik dapat diminimalkan.


Gempur Rokok Ilegal.--

Secara makro, peningkatan kualitas infrastruktur jalan ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan secara berkelanjutan. Akses yang semakin baik membuka peluang investasi baru, meningkatkan nilai lahan, serta memperkuat konektivitas antarwilayah.

Sumber:

Berita Terkait