Satgas TMMD Belajar Bahasa Madura dari Warga di Teras Masjid Mandala
Satgas TMMD Belajar Bahasa Madura dari Warga di Teras Masjid Mandala--
SUMENEP, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Di sela-sela pekerjaan pengkeramikan teras Masjid Baiturrahman, suasana hangat terlihat di Desa Mandala, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep. Seorang prajurit Satgas TMMD ke-127 Kodim 0827/Sumenep, Prada Maltoj Boger, memanfaatkan waktu istirahat dengan duduk bersama warga, bertukar cerita, hingga bersenda gurau.

Mini Kidi Wipes.--
Tidak ada sekat antara prajurit dan masyarakat. Obrolan ringan yang mengalir justru menjadi ruang kebersamaan yang mempererat hubungan antara TNI dan warga desa.
Di tengah canda tawa itu, Prada Maltoj bahkan mencoba belajar beberapa kosakata bahasa Madura dari warga yang berada di sekitar lokasi pengerjaan keramik Masjid Baiturrahman.
BACA JUGA:Panen di Tengah TMMD, Prajurit TNI Turun ke Sawah Bantu Petani Mandala

Gempur Rokok Ilegal.--
Menurutnya, interaksi sederhana seperti ini menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).
“Bagi kami, TMMD bukan hanya soal menyelesaikan pembangunan fisik. Lebih dari itu, kami ingin dekat dengan masyarakat. Belajar bahasa Madura dari warga juga jadi pengalaman yang menyenangkan bagi saya,” ujar Prada Maltoj Boger, Sabtu, 7 Maret 2026.
BACA JUGA:Gunakan Arco, Satgas TMMD dan Warga Angkut Genteng RTLH
Kehadiran prajurit di tengah masyarakat pun dirasakan langsung oleh warga. Rahman, salah seorang warga Desa Mandala, mengaku suasana kebersamaan seperti ini membuat Masyarakat merasa lebih dekat dengan TNI.
“Kalau istirahat mereka tidak pernah menyendiri. Selalu duduk bersama kami, ngobrol, bahkan belajar bahasa Madura. Kami merasa mereka benar-benar bagian dari keluarga di desa ini,” kata Rahman.
Momen sederhana di teras masjid yang sedang dibangun itu menjadi gambaran nyata semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat. Di balik pekerjaan fisik yang terus berjalan, hubungan kemanusiaan justru semakin kuat terbangun.
Sumber:




