Raup Untung dari Rakit Petasan, Pemuda Wonokerto Pasuruan Diringkus
Barang bukti serbuk petasan yang diamankan petugas.--
PASURUAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Keinginan MS (20), pemuda asal Dusun Timurjurang, Desa Wonokerto, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, meraup keuntungan dari bisnis petasan rakitan berakhir di balik jeruji besi. Ia ditangkap Unit Reskrim Polsek Sukorejo karena memproduksi dan menjual bahan peledak ilegal, Selasa 3 Maret 2026.

Mini Kidi Wipes.--
Penangkapan bermula dari kecurigaan petugas yang mengintai aktivitas tersangka di Jalan Raya Sukorejo–Bangil pada Minggu 1 Maret 2026 sore. Setelah diamankan, polisi melakukan penggeledahan di rumah MS dan menemukan tempat peracikan bahan peledak.
Dari penggeledahan tersebut, petugas menyita 500 gram serbuk petasan atau obat mercon, 200 gram serbuk arang, 500 selongsong kertas kosong, 200 sumbu petasan, 57 butir petasan siap edar, serta satu set alat penumbuk manual.
BACA JUGA:Polres Pasuruan Gulung Lima Pengedar Sabu dalam Operasi 24 Jam
Berdasarkan pemeriksaan, MS mengaku membeli bahan baku berupa bubuk mercon melalui platform belanja daring. Dari satu kilogram bubuk yang dibeli, ia meraciknya menjadi petasan siap pakai dan menjualnya seharga Rp 25 ribu per butir.
Kapolsek Sukorejo AKP Devi Afiyanto menegaskan perbuatan tersangka sangat berbahaya. Selain tidak memiliki izin, aktivitas meracik bahan peledak di lingkungan padat penduduk berpotensi memicu ledakan dan mengancam keselamatan warga.
BACA JUGA:Satlantas Polres Pasuruan Amankan Perbaikan Jalur Nasional di Bangil
"Kami tidak berhenti di sini. Penyidik masih melengkapi administrasi dan memeriksa saksi-saksi. Kami juga akan melakukan pengembangan untuk menelusuri asal-usul bahan peledak yang dibeli tersangka secara daring tersebut," ujarnya, Rabu 4 Maret 2026.
Kini MS dijerat Pasal 306 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang larangan tanpa hak memproduksi, menyimpan, membawa, atau menggunakan bahan peledak.

Gempur Rokok Illegal--
Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat mengenai bahaya petasan rakitan yang kerap muncul menjelang hari besar. Daya ledaknya tinggi dan berpotensi menimbulkan korban jiwa. (kd/mh)
Sumber:




