selamat menunaikan ibadah ramadan 2026

Ning Ita Lantik Pengurus Baznas Kota Mojokerto 2026–2031, Tekankan Amanah dan Integritas

Ning Ita Lantik Pengurus Baznas Kota Mojokerto 2026–2031, Tekankan Amanah dan Integritas

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama pengurus Baznas 2026–2031 usai pelantikan.--

MOJOKERTO, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari melantik pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Mojokerto periode 2026–2031 di Pendopo Sabha Kridha Tama Rumah Rakyat serta menegaskan pentingnya amanah, integritas, dan profesionalisme dalam pengelolaan ZIS, Selasa 3 Maret 2026.


Mini Kidi Wipes.--

Dalam sambutannya, wali kota yang akrab disapa Ning Ita menyampaikan selamat kepada tiga pengurus yang dilantik, yakni Dwi Hariadi sebagai Ketua, Muhtadi sebagai Wakil Ketua I, dan Akhnan sebagai Wakil Ketua II.

Meski jumlah pengurus berkurang dari lima menjadi tiga orang, ia menyatakan optimistis kinerja lembaga tetap maksimal.

BACA JUGA:Pemkot Mojokerto Siapkan Perda Omnibus Tramtibum 2026, Sanksi Tipiring Maksimal Rp 50 Juta

"Saya optimistis meskipun jumlah pengurusnya tiga orang, kinerja Baznas tetap maksimal dan tidak mengurangi output maupun kualitas pengelolaan zakat di Kota Mojokerto," ujarnya.

Ning Ita menekankan tugas pengurus Baznas merupakan amanah besar karena menyangkut pengelolaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari aparatur sipil negara (ASN) maupun masyarakat luas.

BACA JUGA:Tingkatkan PAD, Pemkot Mojokerto Sewakan Gedung PLUT dan Sentra IKM Batik untuk Umum

"Amanah ini berat karena pertanggungjawabannya bukan hanya kepada masyarakat, tetapi juga kepada Allah SWT. Karena itu harus dijalankan dengan benar dan penuh integritas," tegasnya.

Ning Ita juga mendorong pengelolaan ZIS dilakukan secara profesional dan modern berbasis data, dengan perencanaan matang serta sistem monitoring dan evaluasi terukur. Transparansi dan akuntabilitas dinilai menjadi kunci dalam menjaga dan meningkatkan kepercayaan publik.


Gempur Rokok Illegal--

"Kepercayaan ASN dan masyarakat adalah modal utama. Kalau dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel, maka kepercayaan publik akan semakin meningkat," tambahnya.

Selain itu, ia mengajak Baznas terus berinovasi dalam menghimpun zakat, tidak hanya mengandalkan kontribusi ASN, tetapi juga memperluas partisipasi masyarakat dan badan usaha.

BACA JUGA:Pemkot Mojokerto Tertibkan Kabel Fiber Optik Ilegal

Dalam konteks pembangunan daerah, Ning Ita menegaskan Baznas merupakan mitra strategis Pemerintah Kota Mojokerto dalam menekan angka kemiskinan. Tren penurunan angka kemiskinan diharapkan semakin diperkuat melalui sinergi berbasis data bersama perangkat daerah terkait.

Menutup sambutannya, ia berharap para pengurus yang baru dilantik dapat menjalankan amanah hingga akhir masa bakti pada 2031 dengan penuh tanggung jawab serta mendapat bimbingan Tuhan dalam setiap pengabdian. (war)

Sumber:

Berita Terkait