Hujan Deras Picu Longsor di Tosari Pasuruan, Truk Terjun 50 Meter dan Akses Jalan Lumpuh
Petugas menunjukkan kendaraan yang menjadi korban longsor di Tosari.--
PASURUAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Hujan deras berintensitas tinggi memicu tanah longsor di jalur Tosari, Kabupaten Pasuruan, hingga menutup dua akses jalan dan menyebabkan satu truk terjun ke jurang sedalam 50 meter serta satu mobil tertimbun material longsor, Senin 2 Maret 2026.
Longsor terjadi sekitar pukul 16.45 WIB setelah hujan mengguyur kawasan pegunungan tersebut sejak pukul 15.00 WIB.

Mini Kidi Wipes.--
Titik longsor pertama berada di jalan permukiman Desa Tosari, sedangkan titik kedua di ruas jalan penghubung antar kecamatan di Dusun Krajan, Desa Ngadiwono.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, menjelaskan curah hujan tinggi membuat struktur tanah tebing di pinggir jalan menjadi labil.
BACA JUGA:Hujan Deras Picu Longsor di Purwodadi, Tembok Rumah Warga Jebol
"Kondisi tebing tidak mampu menahan beban air sehingga tanahnya longsor dan langsung menutup badan jalan. Akibatnya, akses warga sempat terputus total," kata Sugeng Hariyadi pada Selasa 3 Maret 2026.
Longsoran tersebut juga menimbulkan kerugian materiil. Sebuah truk yang melintas terguling ke jurang sedalam 50 meter akibat terdorong material tanah, sementara satu unit mobil jenis station ringsek tertimbun bongkahan tanah dan pepohonan.
BACA JUGA:Hujan Deras Picu Longsor di Empat Titik Wilayah Tosari
Meski kendaraan mengalami kerusakan serius, Sugeng memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
"Ada tiga orang yang mengalami luka ringan, yakni satu sopir dan dua kernet. Ketiganya sudah mendapat penanganan medis," tambahnya.
Hingga Senin malam, tim gabungan dari BPBD, Forkopimcam, dan petugas kesehatan dari Puskesmas Tosari diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat.

Gempur Rokok Illegal--
Bersama warga setempat, petugas membersihkan material tanah dan pohon tumbang yang menutup badan jalan. Selain membuka akses, petugas juga memasang rambu peringatan di titik rawan longsor guna mengantisipasi kejadian serupa.
"Saat ini fokus kami adalah memastikan jalan bisa segera dilalui kembali. Kami juga terus memantau kondisi tebing di sekitar lokasi karena cuaca masih rawan. Kami mengimbau warga dan pengguna jalan untuk tetap waspada saat melintasi jalur Tosari, terutama saat hujan turun," pungkas Sugeng. (Kd/mh)
Sumber:




