selamat menunaikan ibadah ramadan 2026

Apakah Makan dan Minum dapat Membatalkan Wudu? Berikut Penjelasannya!

Apakah Makan dan Minum dapat Membatalkan Wudu? Berikut Penjelasannya!

Ilustrasi umat Muslim berwudu sebelum menunaikan salat Magrib saat Ramadan.-(sumber foto: pinterest)-

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Tak sedikit umat muslim bertanya-tanya, "apakah boleh makan dan minum setelah berwudu?" Pertanyaan ini kerap muncul karena ada anggapan yang beredar di masyarakat bahwa wudu akan batal jika seseorang makan dan minum. 

BACA JUGA:Menelan Sisa Air Wudu Bikin Puasa Batal? Ini Hukumnya Menurut Ulama

Pertanyaan ini kembali menjadi perdebatan selama bulan Ramadan seperti sekarang, karena beberapa orang memilih untuk berwudu sebelum berbuka agar nanti setelah membatalkan puasa, bisa segera menunaikan salat Magrib


Mini Kidi Wipes.--

Makan dan minum tidak termasuk dalam hal yang membatalkan wudu. Dalam ilmu fikih, hal-hal yang membatalkan wudu umumnya berkaitan dengan keluarnya sesuatu dari qubul (alat kelamin bagian depan) dan dubur (lubang anus bagian belakang). 

BACA JUGA:Apakah Menonton Video Mukbang saat Puasa Membatalkan Puasa? Ini Penjelasannya

Tidak hanya itu, beberapa hal lain yang dapat membatalkan wudu di antaranya adalah hilangnya akal manusia akibat tidur atau pingsan, bersentuhan kulit laki-laki dan perempuan yang bukan muhrim tanpa penghalang serta keduanya sudah sama-sama baligh (dewasa), dan apabila seseorang yang sudah berwudu menyentuh qubul (alat kelamin) dan dubur secara langsung dengan telapak tangan dan jari.

BACA JUGA:7 Hal yang Sering Dikira Membatalkan Puasa, Padahal Tidak

Dalam salah satu hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW pernah meminum susu, lalu beliau berkumur dan tidak mengulangi wudunya sebelum salat. 

BACA JUGA:Rekomendasi Gim Ringan yang Cocok Dimainkan saat Menunggu Berbuka Puasa

Riwayat ini menjadi dasar bahwa makan dan minum tidak membatalkan wudu, meskipun dianjurkan untuk membersihkan mulut terlebih dahulu seperti berkumur atau membersihkan mulut dengan siwak sebelum beribadah.

BACA JUGA:Tips Memilih Semangka Manis dan Segar untuk Berbuka Puasa Ramadan

Selain itu, dalam buku Syarah Riyadhus Shalihin Jilid 2 yang ditulis oleh Syaikh Muhammad Al-Utsaimin, dijelaskan bahwa makan dan minum setelah berwudu diperbolehkan. Namun hal ini tidak berlaku jika makanan yang dimakan adalah daging unta


Gempur Rokok Illegal--

Sumber: