selamat menunaikan ibadah ramadan 2026

Masuk Daftar Gagal Cek Rekening, Ratusan Penerima Manfaat BPNT Datangi Dinsos Tulungagung

Masuk Daftar Gagal Cek Rekening, Ratusan Penerima Manfaat BPNT Datangi Dinsos Tulungagung

Halaman kantor Dinsos Tulungagung dipenuhi warga.--

TULUNGAGUNG, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Kantor Dinas Sosial Kabupaten TULUNGAGUNG tampak lebih ramai dari biasanya. Ratusan warga penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahun 2026 mendatangi kantor dinsos setelah mengetahui nama mereka masuk dalam daftar gagal cek rekening.

Kedatangan mereka bukan tanpa sebab. Para penerima manfaat ini tercatat mengalami kendala saat proses verifikasi rekening. 

BACA JUGA:Bupati Tulungagung Serahkan 17 Ton Beras Bantuan untuk Warga Aceh Tamiang


Mini Kidi Wipes.--

Penyebabnya, ada perbedaan data antara buku tabungan dengan data kependudukan yang tercatat di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung, Fahmi Alif A, membenarkan adanya persoalan tersebut. Ia menyebut, berdasarkan data yang diterimanya, terdapat 821 penerima manfaat di Kabupaten Tulungagung yang masuk dalam daftar gagal cek rekening.

BACA JUGA:Kapolres Tulungagung Berikan Bantuan Beras ke Ponpes Alquran Al Musthofa Kemiri Pulerejo

“Sesuai data yang kami terima, ada 821 penerima manfaat yang masuk kategori gagal cek rekening. Ini terjadi karena ada ketidaksesuaian data antara buku tabungan dan data kependudukan di catatan sipil,” jelas Fahmi di hadapan awak media, Selasa 24 Februari 2026.

Ia menegaskan, para penerima manfaat yang masuk dalam daftar tersebut diminta segera melakukan penyesuaian data. Batas waktu perbaikan diberikan hingga 25 Februari mendatang.

“Kami imbau agar segera melakukan penyesuaian data sebelum batas waktu yang sudah ditentukan. Kalau tidak segera diperbaiki, tentu akan berdampak pada proses pencairan bantuan,” tegasnya.


Gempur Rokok Illegal--

Untuk tahun 2026 ini, jumlah total penerima manfaat BPNT di Kabupaten Tulungagung mencapai 73.782 orang. Masing-masing penerima akan mendapatkan bantuan sebesar Rp200.000 per bulan yang disalurkan setiap tiga bulan sekali.

Fahmi menambahkan, jika penerima manfaat yang masuk daftar gagal cek rekening tidak segera memproses perbaikan data, maka ada kemungkinan bantuan tersebut akan dialihkan kepada calon penerima lain yang saat ini sudah masuk kategori penerima manfaat namun belum tercatat sebagai penerima aktif.

“Kalau sampai batas waktu tidak ada perbaikan data, bukan tidak mungkin bantuan itu akan dialihkan kepada calon penerima lain yang sudah memenuhi kriteria tetapi belum masuk daftar penerima,” pungkasnya.

Sumber: