selamat menunaikan ibadah ramadan 2026

RW IV Ngagel Rejo Jadi Prototype Kampung Pancasila Surabaya

RW IV Ngagel Rejo Jadi Prototype Kampung Pancasila Surabaya

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau Kampung Pancasila di RW IV Ngagel Mulyo, Kelurahan Ngagel Rejo.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memproyeksikan Kampung Pancasila di RW IV Ngagel Mulyo, Kelurahan Ngagel Rejo, Kecamatan Wonokromo sebagai model percontohan (prototype) bagi wilayah lain di Kota Pahlawan, Senin 23 Februari 2026.

Predikat tersebut diberikan karena warga RW IV dinilai berhasil mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila secara nyata. Mulai dari pengelolaan lingkungan mandiri, sistem keamanan terpadu, hingga tingginya kepedulian sosial antarwarga.


Mini Kidi Wipes.--

Dalam kunjungannya, Eri mengapresiasi kohesi sosial yang terbangun di wilayah tersebut. Menurutnya, esensi Kampung Pancasila terletak pada kepedulian warga yang mampu membantu sesama secara sukarela.

“Alhamdulillah, Kampung Pancasila ini luar biasa. Di sini sudah jalan terkait pilah sampah, terkait orang yang membantu orang yang tidak mampu. Tapi memang belum semuanya bergerak bersama,” ujarnya.

BACA JUGA:Mampu Mandiri, RW 9 Lemah Putro Jadi Role Model Kampung Pancasila

Ia menekankan kebersihan lingkungan merupakan bagian dari iman yang harus dimulai dari kesadaran memilah sampah di setiap rumah. Atas capaian itu, RW IV Ngagel Rejo ditetapkan sebagai rujukan bagi Kampung Pancasila lainnya di Surabaya.

“Saya matur nuwun sanget. Ini saya buat jadi prototype, jadi contoh untuk Kampung Pancasila lainnya yang belum ada,” tegasnya.

Ketua RW IV Ngagel Rejo, Endang Purwaningtyas, melaporkan sejak 2024 hingga Februari 2026 total donasi warga terkumpul Rp90.331.000. Dari jumlah tersebut, Rp88.686.500 telah disalurkan untuk berbagai kebutuhan sosial dengan saldo Rp1.644.500.

BACA JUGA:Perkuat Sinergi Tiga Pilar, Polsek Lakarsantri Kawal Pengembangan Kampung Pancasila di Kelurahan Bangkingan

“Dari tahun 2024 sampai hari ini, kami mendapatkan donasi dari warga Rp90.331.000. Lalu kami donasikan Rp88.686.500. Jadi kami ada saldo Rp1.644.500,” ujarnya.

Dana tersebut digunakan untuk bantuan sembako, pembelian kursi roda bagi lansia, serta dukungan rutin bulanan kepada Bangga Surabaya Peduli (BSP) sebesar Rp1.200.000.


Gempur Rokok Illegal--

Selain itu, RW IV memiliki program santunan kematian “Sinoman” yang diikuti 741 Kepala Keluarga (KK). Setiap warga memberikan iuran Rp2.000 setiap ada warga yang meninggal dunia.

“Kita berikan pada yang meninggal Rp1 juta. Untuk jasa mensucikan jenazah Rp50.000 dan jasa pemakaman Rp50.000. Sampai November 2025, kami punya saldo Rp50.038.300 dan ke depan ingin memiliki ambulans,” katanya.

BACA JUGA:DPRD Surabaya Ajak Warga Perkuat Kampung Pancasila dan Dukung Anggaran Tradisi Sedekah Bumi

Kemandirian ekonomi warga juga diperkuat melalui Bank Sampah “Guyub Sayekti” di RT 18 RW IV. Hasil penjualan sampah kering 3–3,5 ton per bulan dimanfaatkan untuk pengadaan delapan titik CCTV, pembangunan sarana prasarana, hingga bantuan pendidikan.

Saat ini tercatat 452 rumah aktif memilah sampah kering, 48 unit urban farming, serta berbagai instalasi biopori dan eko-enzim di wilayah tersebut.

BACA JUGA:Polsek Lakarsantri Sosialisasi Kampung Pancasila di Kelurahan Made

Dari sisi keamanan, RW IV menerapkan Sistem Keamanan Terpadu (Siskamdu) dengan satu pintu di wilayah barat meliputi RT 1–5, 17, dan 18. Warga bersama petugas keamanan melakukan pengawasan lingkungan selama 24 jam.

Endang juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Surabaya melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dan Dana Kelurahan (Dakel), yang dinilai membantu menyelesaikan persoalan banjir, perbaikan jalan, hingga program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

“Sejak dibantu melalui Musrenbang, RW IV tidak lagi banjir. Terima kasih, mudah-mudahan apa yang sudah diberikan bisa bermanfaat,” pungkasnya. (alf)

Sumber: