selamat menunaikan ibadah ramadan 2026

Polisi Gagalkan Perang Sarung di Prajurit Kulon Mojokerto, Dua Remaja Diduga Provokator Diamankan

Polisi Gagalkan Perang Sarung di Prajurit Kulon Mojokerto, Dua Remaja Diduga Provokator Diamankan

Petugas Polres Mojokerto Kota mengamankan remaja yang diduga hendak melakukan perang sarung di Prajurit Kulon.--

MOJOKERTO, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Tim Pamapta bersama Pleton Siaga Cipkon Harkamtibmas Polres Mojokerto Kota Polda Jatim menggagalkan aksi sekelompok remaja yang diduga hendak melakukan perang sarung di Jalan Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon, Sabtu 21 Februari 2026 dini hari.


Mini Kidi Wipes.--

Kapolres Mojokerto Kota AKBP Herdiawan Arifianto mengatakan, peristiwa tersebut bermula dari laporan masyarakat melalui layanan darurat 110. Laporan itu langsung ditindaklanjuti tim gabungan piket Pamapta yang bergerak cepat menuju lokasi.

“Yang kita amankan dua orang yang terindikasi sebagai provokator untuk melakukan tawuran,” ujar AKBP Herdiawan.

BACA JUGA:Todong Pistol Mainan demi iPhone 15 Pro, Pemuda Nganjuk Dibekuk Polres Mojokerto

Di lokasi kejadian, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa beberapa sarung yang telah diikat dan diisi batu. Sarung tersebut diduga akan digunakan sebagai alat dalam aksi perang sarung.

“Kami lakukan pendataan dan proses Tindak Pidana Ringan (Tipiring), serta diberikan pembinaan,” jelasnya.

BACA JUGA:Presiden Prabowo Resmikan 1.179 SPPG dan 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri, Mojokerto Ikut Groundbreaking ke-4

Kedua remaja itu juga diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya. Surat tersebut ditandatangani dengan disaksikan orang tua dan keluarga masing-masing sebagai bentuk tanggung jawab bersama.

AKBP Herdiawan menegaskan, pihaknya tidak akan mentolerir segala bentuk gangguan kamtibmas selama bulan suci Ramadan. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama “Jogo Mojokerto” demi menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.


Gempur Rokok Illegal--

Polres Mojokerto Kota mengimbau masyarakat agar segera melaporkan potensi gangguan kamtibmas melalui layanan 110 yang aktif 24 jam. Dengan sinergi antara kepolisian dan warga, suasana Ramadan di Kota Mojokerto diharapkan berjalan aman, nyaman, dan penuh keberkahan. (war)

Sumber:

Berita Terkait