Arsenal Terpeleset! Arteta Akui Layak Dikritik Usai Ditahan Wolves 2-2
Gol Bukayo Saka gagal membawa Arsenal menang dari Wolves.-IG:arsenal.-
MEMORANDUM.DISWAY.ID-Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menegaskan timnya harus bercermin dan menerima kritik setelah gagal mempertahankan keunggulan dua gol saat bermain imbang 2-2 melawan Wolverhampton Wanderers di Stadion Molineux.
Hasil ini terasa pahit karena Wolves sedang berada di dasar klasemen.
The Gunners kini hanya unggul lima poin dari Manchester City, meski telah memainkan satu laga lebih banyak.
Dalam tujuh pertandingan liga terakhir, Arsenal hanya mampu meraih dua kemenangan catatan yang membuat persaingan gelar Liga Inggris semakin menegangkan.
Arteta secara terbuka mengakui bahwa timnya tampil jauh di bawah standar, khususnya pada babak kedua. Ia menyebut Arsenal melakukan kesalahan mendasar yang seharusnya bisa dihindari.
BACA JUGA:Gordon Menggila! Empat Gol Babak Pertama Bawa Newcastle Pesta 6-1 di Liga Champions

Mini Kidi--
“Kami harus menerima semua kritik. Apa pun yang dikatakan orang bisa saja benar karena kami tidak bermain sesuai level yang dibutuhkan,” ujar Arteta seperti dilansir ESPN.
Ia menegaskan satu-satunya cara menjawab keraguan adalah dengan pembuktian di lapangan, terutama saat menghadapi Tottenham pada laga berikutnya.
Arsenal sebenarnya tampil meyakinkan di awal laga. Bukayo Saka membuka keunggulan lewat gol kelimanya musim ini. Keunggulan bertambah pada awal babak kedua melalui gol perdana Piero Hincapie untuk klub, membuat Arsenal berada di atas angin.
Namun, momentum berubah setelah gol spektakuler Hugo Bueno pada menit ke-60 memperkecil ketertinggalan Wolves.
Di penghujung laga, Tom Edozie yang masuk sebagai pemain pengganti mencetak gol penyeimbang dalam laga debutnya, sekaligus meruntuhkan harapan Arsenal mengamankan tiga poin penting.
Arteta mengakui timnya tidak pernah benar-benar menguasai pertandingan meski sempat unggul dua gol. Ia menyebut hasil tersebut sebagai momen mengecewakan dan menekankan pentingnya introspeksi diri jika ingin tetap bersaing di papan atas.
Dalam tiga musim terakhir, Arsenal sempat memimpin perburuan gelar tetapi akhirnya harus puas finis sebagai runner-up. Hasil imbang ini kembali memunculkan bayang-bayang kegagalan serupa.

Gempur Rokok Illegal--
Sementara itu, pelatih Wolves, Rob Edwards, memuji karakter dan mentalitas timnya. Ia bangga anak asuhnya mampu bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk mengamankan satu poin penting.
“Kami menghadapi Arsenal, tim papan atas. Untuk bisa menyamakan kedudukan setelah tertinggal 0-2 menunjukkan karakter dan kepercayaan diri tim ini,” ujar Edwards.
Dengan persaingan gelar yang semakin ketat, Arsenal dituntut segera bangkit. Laga kontra Tottenham akhir pekan ini akan menjadi ujian mental sekaligus peluang pembuktian bagi skuad Arteta.
Sumber:



