Pangkas Beban Administrasi Guru, Dindik Jatim Luncurkan IMAS dan Buku Saku GTK
Jajaran Dindik Jatim usai meluncurkan inovasi IMAS.--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur tancap gas memperkuat tata kelola pendidikan melalui peluncuran tiga inovasi strategis. Inovasi utama yang diperkenalkan adalah Integrated Management Administration System (IMAS). Juga Buku Saku Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK).
Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai, menjelaskan bahwa keduanya dirancang untuk menjawab tantangan transformasi digital sekaligus memberikan kepastian regulasi bagi para pendidik.
BACA JUGA:Kadindik Jatim Motivasi Siswa SMKN 4 Surabaya dan Serahkan Bantuan Pendidikan

Mini Kidi--
Melalui IMAS, beban administratif yang selama ini menghantui guru akan dialihkan ke sistem digital yang terintegrasi. Aplikasi IMAS mengotomatisasi berbagai proses, mulai dari perhitungan jam pelajaran, Satuan Kredit Semester (SKS), hingga kredit fungsional tanpa perlu lagi pengumpulan berkas manual.
“Guru tugasnya mengajar dan mendidik. Selebihnya adalah tugas institusi yang menaungi,” tegas Aries, Rabu, 18 Februari 2026.
BACA JUGA:Gelorakan Jatim Cerdas, Kadindik Jatim: Berani Menulis Hari Ini, Berani Memimpin Esok Hari
Aries menambahkan bahwa langkah ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat untuk mengembalikan marwah guru sebagai pendidik utama. “Pusat sudah menyampaikan, Pak Menteri sudah menyampaikan, pokoknya guru tugasnya mengajar dan mendidik. Selebihnya adalah tugas-tugas institusi yang menaungi di bawahnya,” tambahnya.
Selain administrasi, IMAS juga berfungsi sebagai kanal pengaduan bagi GTK yang menghadapi kendala dalam proses belajar mengajar maupun kenaikan pangkat.
“Keluhan itu mau disampaikan ke link mana sih sebenarnya? Nah, itu link-nya sudah ada link GTK yang akan bisa mereka cepat merespon, cepat mengetahui apa yang mereka butuhkan,” sebut Aries.
BACA JUGA:Kadindik Jatim Luncurkan Program ZePlass Dorong Sekolah Minim Sampah Plastik
Platform ini dilengkapi dengan berbagai fitur andalan, di antaranya GTK MAP & Virtual Services, PNPNSD & GTT (Pengelolaan Tenaga Non-PNS), KS & PS Innovation (Inovasi Kepala Sekolah dan Pengawas), dan EJIES & Gempita Awards.
“Inovasi ini supaya guru tidak lagi terbebani urusan administrasi yang rumit, sehingga proses belajar mengajar bisa berlangsung lebih nyaman,” ujar Aries.
Senada dengan itu, Kabid GTK Dindik Jatim, Ety Prawesti, menjelaskan bahwa IMAS adalah representasi tata kelola yang adaptif dan akuntabel.
Sumber:



