HPN 2026

Bentengi Generasi Bangsa, BNN RI dan Kemendikdasmen Luncurkan IKAN di Unesa

Bentengi Generasi Bangsa, BNN RI dan Kemendikdasmen Luncurkan IKAN di Unesa

Dari Kiri, Rektor Unesa Surabaya Prof Dr Nurhasan MKes, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof Dr Abdul Mu'ti MEd, Kepala BNN RI Komjenpol Suyudi Ario Seto, dan Kepala BNNP Jatim Brigjenpol Budi Mulyanto.-Alif Bintang-

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) mengambil langkah strategis dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkotika di kalangan generasi muda.

BACA JUGA:BNN RI Dorong Aksi Nasional Kedaruratan Narkotika, 28 Desa Bersinar Siap Diresmikan di Batu

Bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen RI), BNN resmi meluncurkan Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) pada Kamis, 12 Februari 2026.


Mini Kidi--

Acara yang digelar di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) ini menjadi tonggak penting dalam penguatan Aksi Nasional Anti Narkotika yang bertajuk ANANDA BERSINAR (Anak Bersih Narkoba). Sebanyak 650 peserta dari unsur pemerintah pusat, daerah, hingga praktisi pendidikan hadir memberikan dukungan penuh bagi inisiatif ini.

BACA JUGA:BNNP Jatim Razia 9 RHU Kota Surabaya, Ratusan Pengunjung Dites Urine 28 Positif

Kepala BNN RI Komjenpol Suyudi Ario Seto menjelaskan, peluncuran IKAN merupakan bentuk penegasan komitmen BNN RI dalam memperkuat pencegahan narkoba melalui jalur pendidikan dengan mengintegrasikan materi anti narkoba ke dalam kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler tanpa menambah mata pelajaran baru.

BACA JUGA:Razia Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, BNNP Jatim Dapati Empat Sopir Konsumsi Sabu

“Pendekatan pencegahan melalui IKAN diharapkan mampu membentuk karakter, pengetahuan, dan ketahanan diri para peserta didik sejak usia dini,” ujar Suyudi Ario Seto dalam sambutannya.

BACA JUGA:BNNP Jatim Bongkar Empat Jaringan Narkotika 2025 Dengan Sitaan Puluhan Kilogram Sabu

Berbeda dengan metode konvensional, Kurikulum IKAN tidak hadir sebagai mata pelajaran tambahan yang memberatkan siswa. Sebaliknya, materi anti narkoba disisipkan secara halus namun tajam ke dalam kegiatan.

BACA JUGA:BNNP Jatim Musnahkan 2 Kg Ganja Kiriman Ekspedisi ke Malang, Tersangka Terancam Hukuman Mati

Langkah ini dirancang untuk membangun ketahanan diri (self-resilience) peserta didik sejak usia dini tanpa mengubah struktur kurikulum yang sudah ada.


Kepala BNN RI Komjenpol Suyudi Ario Seto memberikan sambutan didampingi para pelajar dan mahasiswa.-Alif Bintang-

Sumber: