HPN 2026

TPS Surabaya Gelar Simulasi Kebakaran Barang Berbahaya di Container Yard

TPS Surabaya Gelar Simulasi Kebakaran Barang Berbahaya di Container Yard

Petugas damkar memadamkan api dalam simulasi kebakaran di TPS Surabaya.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menggelar simulasi penanganan kebocoran dan kebakaran barang berbahaya di area Container Yard untuk memperkuat standar K3, Kamis 12 Februari 2026.

Latihan tersebut menguji kesiapsiagaan personel dan sistem tanggap darurat sesuai standar internasional.


Mini Kidi--

Skenario simulasi menggambarkan kebocoran Petroleum Crude Oil (UN 1267) pada tank container 20 feet yang memicu kebakaran akibat percikan api dari pihak eksternal, kemudian ditangani sesuai prosedur operasional standar dan regulasi keselamatan.

Penanganan insiden melibatkan Integrated Planning & Control (IPnC) Room sebagai pusat kendali komunikasi darurat, tim Emergency Response Management (ERM), tim Damkar internal TPS, serta dukungan Damkar Pelindo Tanjung Perak dengan total 57 personel dari unsur operasional, keamanan, HSSE, medis, dan eksternal.

BACA JUGA:Jadi Lokasi Dapur MBG, Pelindo Tegaskan Status Lahan Teluk Kumai Sudah Inkrah

Simulasi ini juga menjadi sarana evaluasi efektivitas jalur komunikasi darurat dengan menekankan prinsip single point of communication, kecepatan verifikasi informasi, serta kepatuhan terhadap prosedur keselamatan.

Kegiatan mengacu pada International Maritime Dangerous Goods (IMDG) Code, International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code, serta ISO 45001 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).

BACA JUGA:Lebih Cepat dan Canggih, TPS Andalkan Mechanic Smart Assistant untuk Deteksi Kerusakan

Senior Vice President (SVP) K3, Lingkungan dan Keamanan TPS I Nyoman Sudiartha menyampaikan simulasi ini merupakan langkah strategis memastikan kesiapsiagaan perusahaan menghadapi potensi keadaan darurat.

“Sebagai perusahaan yang menangani berbagai jenis muatan, termasuk barang berbahaya, TPS terus meningkatkan kesiapsiagaan melalui pelatihan dan simulasi berkala. Kegiatan ini menguji ketepatan respons di lapangan sekaligus memastikan koordinasi lintas fungsi berjalan efektif dan sesuai standar. Keselamatan selalu menjadi prioritas utama,” ujarnya.

BACA JUGA:TPS Tambah Ruang Terbuka Hijau, Perkuat Ekosistem Pelabuhan Berkelanjutan

Ia menambahkan kolaborasi dengan Damkar Pelindo Tanjung Perak menjadi faktor penting memperkuat efektivitas penanganan insiden, baik skala kecil maupun skenario darurat besar.

Melalui simulasi ini, TPS menegaskan komitmennya menjaga keamanan dan kelancaran operasional terminal petikemas serta mendukung terciptanya ekosistem keselamatan profesional dan andal di Pelabuhan Tanjung Perak. (lis)

Sumber: