Tragedi Pacific 88 di Bulan K3, Disnakertrans Jatim Soroti Lemahnya Pengawasan
Tim Pengawasan dan K3 Disnakertrans Jatim terjun ke lokasi usai adanya Insiden kecelakaan kerja di Dermaga Jamrud Selatan--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Insiden kecelakaan kerja di Dermaga Jamrud Selatan Pelabuhan Tanjung Perak yang melibatkan kapal Pacific 88 masih menyisakan duka mendalam.
Terlebih, peristiwa tersebut merenggut nyawa seorang Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) bernama Kasbi (68), dan menjadi sorotan serius di tengah peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional.
BACA JUGA:Sempat Mangkir, Mantan Sekda Tulungagung Akhirnya Dilantik Jadi Kepala Disnakertrans

Mini Kidi--
Kepala Bidang Pengawasan dan K3 Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur (Disnakertrans) Jawa Timur, Tri Widodo, menyampaikan keprihatinannya atas kejadian tersebut.
Menurutnya, kecelakaan ini terjadi saat rangkaian peringatan Bulan K3 sedang berlangsung, yang biasanya diisi dengan berbagai kegiatan sosialisasi, seminar, hingga pemberian penghargaan keselamatan kerja.
"Seharusnya di bulan K3 ini kita semakin meningkatkan kewaspadaan. Tapi justru masih terjadi kecelakaan. Ini sangat memprihatinkan,” ujar Widodo, saat dikonfirmasi Memorandum, Kamis, 5 Februari 2026.
BACA JUGA:Disnakertrans Tulungagung Anggarkan Rp1,9 M dari DBHCHT untuk Perlindungan Tenaga Kerja
Ia mengungkapkan, pihak Disnakertrans Jatim telah menurunkan tim ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal, terhadap lokasi kejadian serta mengumpulkan data teknis terkait insiden tersebut.
"Pemeriksaan sudah dilakukan. Tim sudah turun ke lapangan untuk melihat kondisi dan kronologi awal," ungkapnya.
BACA JUGA:Proteksi Petani Serta Pekerja, Disnakertrans Jombang Gelar Sosialisasi K3
Namun hingga saat ini, Disnakertrans Jatim masih menunggu kelengkapan data dari pihak perusahaan terkait. Proses pemanggilan terhadap perusahaan pengelola juga masih berjalan, sehingga laporan resmi belum bisa disusun secara menyeluruh.
"Datanya belum lengkap. Hari ini juga masih ada pemanggilan terhadap pihak perusahaan. Jadi laporan teknisnya belum saya terima," pungkasnya.
Sumber:
