Pura-pura Tawarkan Pekerjaan, Pria Jabon Bawa Kabur Motor Korban

Pura-pura Tawarkan Pekerjaan, Pria Jabon Bawa Kabur Motor Korban

Kapolsek Tenggilis AKP Didik Ary Hendro menginterogasi HK atas kasus penipuan motor.-Oskario Udayana-

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Bermodus menjanjikan pekerjaan, HK (37), warga Jabon, Kabupaten Sidoarjo, membawa kabur motor milik Yusmantoro asal Malang, Senin, 2 Februari 2026.

BACA JUGA:Belasan Ibu Rumah Tangga Surabaya Laporkan Dugaan Penipuan Sembako Rp 574 Juta ke Rumah Aspirasi Armuji

Aksi penipuan tersebut terungkap setelah tersangka ditangkap anggota Reskrim Polsek Tenggilis di rumah kos daerah Lamongan.


Mini Kidi--

Kapolsek Tenggilis AKP Didik Ary Hendro melalui Kanitreskrim Iptu Suyudi menjelaskan, tersangka menjalankan aksinya berpindah-pindah wilayah, mulai dari Gresik, Malang, Lamongan, hingga Surabaya.

BACA JUGA:Warga Gunungsari Surabaya Laporkan Dugaan Penipuan Investasi ke Wakil Wali Kota

“Modus pelaku adalah berkeliling dan mencari calon korban di warung atau warung kopi. Setelah berkenalan, pelaku menawarkan pekerjaan kepada korban,” ujar Iptu Suyudi.

Setelah korban tertarik, HK mengajak bertemu di warung daerah Rungkut. Dengan dalih mengantarkan lamaran pekerjaan, pelaku meminjam sepeda motor dan STNK korban. Namun motor tidak pernah dikembalikan.

BACA JUGA:Datangi Polrestabes Surabaya, Cak Ji Dampingi Korban Penipuan Rp13 Miliar

Korban yang menunggu lama mencoba menghubungi pelaku, tetapi ponsel tersangka sudah tidak aktif. Merasa ditipu, korban akhirnya melapor ke pihak kepolisian.

Berdasarkan laporan tersebut, polisi melakukan penyelidikan dan menangkap HK di rumah kos Lamongan, sekitar 15 hari setelah kejadian.

BACA JUGA:Kantor Kemenhaj Surabaya Imbau Warga Waspadai Penipuan Travel Haji dan Umrah

Di hadapan penyidik, HK mengakui perbuatannya dan sengaja mencari korban di setiap daerah tempat ia indekos maupun di warung kopi. Motor hasil kejahatan diketahui digadaikan seharga Rp 3 juta. Motor yang digelapkan adalah Honda Beat Street.

“Saya sudah beraksi di lima lokasi dengan korban dari Gresik, Malang, Sidoarjo, dan Surabaya," terang HK.

Sumber: