Pemkab Tulungagung Siapkan Charger Gratis untuk Pengemudi Becak Listrik Presiden Prabowo

Pemkab Tulungagung Siapkan Charger Gratis untuk Pengemudi Becak Listrik Presiden Prabowo

Kepala Dishub Tulungagung, Iswahjudi--

tULUNGAGUNG, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Jika sebelumnya Pemkab Tulungagung telah menjalin komunikasi dengan PT PLN untuk menyediakan Station Pengisian Listrik Umum (SPLU) guna memudahkan pengemudi becak listrik Presiden Prabowo, kini Pemkab Tulungagung kembali memberikan kemudahan.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung, Iswahjudi.

BACA JUGA:Bupati Situbondo dan Wakil Ketua GSN Jajal Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo


Mini Kidi--

Iswahjudi mengatakan, untuk progres pembangunan SPLU masih dalam tahap survey lokasi. Salah satu lokasi yang cukup memungkinkan adalah di depan Terminal Gayatri Tulungagung.

"Progresnya ada di PLN, kita sudah bersurat dan sudah dilakukan survey lokasi, lokasi mana yang sekiranya tepat dan pas untuk SPLU," ujarnya, pada Senin 2 Februari 2026.

BACA JUGA:Baru Diterima, Becak Listrik Bantuan Presiden Mati di Jalan Banyuurip Surabaya

Dirinya menyebut, lokasi lainnya yang sempat masuk daftar survey adalah titik di sekitar Stasiun Tulungagung. Namun karena dalam waktu dekat ada pembangunan skala besar di sekitar Stasiun Tulungagung, sehingga pembangunan di lokasi itu sulit diwujudkan.

"Yang paling pas sepertinya di depan terminal, kalau yang di depan stasiun itu sepertinya tidak memungkinkan karena di sana akan ada pembangunan," jelasnya.

Kendati tidak merinci dengan pasti biaya yang dikeluarkan oleh pengemudi becak listrik saat mengisi daya melalui SPLU, namun Iswahjudi mengakui jika untuk menggunakan SPLU memerlukan biaya melalui pembayaran token.

BACA JUGA:Sasar Kawasan Wisata, 200 Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Tiba di Surabaya

Oleh sebab itu pihaknya memiliki rencana untuk membuat lokasi charger gratis di sekitar kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung.

Jika pengemudi becak listrik harus menyiapkan token dan mengeluarkan biaya untuk mengisi ulang listrik mereka di SPLU, namun tidak dengan charger gratis yang akan dibangun tersebut.

"Kalau biaya pastinya melalui token itu, yang tahu pasti PLN, kalau charger ini gratis, tidak perlu biaya lagi," terangnya.

Sumber: