Pemprov Jatim Surati Disperta Jombang, Minta Combine Harvester Gapoktan Sumbersari Dikembalikan
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang, M Ronny--
JOMBANG, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Hilangnya bantuan alat mesin pertanian (alsintan) berupa combine harvester untuk Gapoktan Desa Sumbersari, Kecamatan Megaluh, terus saja menggelinding.
Hal ini membuat Pemerintah Provinsi Jawa Timur turun tangan langsung dengan mengirimkan surat resmi kepada Dinas Pertanian Kabupaten Jombang, pihak kecamatan, hingga pemerintah desa agar bantuan tersebut segera dikembalikan kepada penerima manfaat yang sebenarnya.
BACA JUGA:Komisi B DPRD Jombang Minta Combine Harvester yang Hilang di Desa Sumbersari Segera Dikembalikan

Mini Kidi--
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang, M Ronny, membenarkan adanya surat dari Pemprov Jatim tersebut. Surat dikirimkan pekan lalu sebagai respons atas dugaan pengalihan bantuan yang kini tengah ditangani aparat kepolisian.
“Memang minggu kemarin provinsi sudah mengirimkan surat ke kami, ke kecamatan sampai ke desa. Isinya meminta combine harvester itu dikembalikan ke gapoktan penerima,” ujar Ronny, Jumat, 31 Januari 2026.
BACA JUGA:Bantuan Combine di Desa Sumbersari Raib, Pemprov Jatim Turun Tangan
Meski demikian, Ronny mengaku belum mengetahui secara pasti tenggat waktu pengembalian alsintan tersebut sebagaimana tertuang dalam surat Pemprov.
“Batas waktunya kami belum tahu detailnya seperti apa,” imbuhnya.
BACA JUGA:Bantuan Combine Harvester Diduga Dijual Kades, Petani Sumbersari Jombang Gigit Jari
Dalam perkembangan penyelidikan, alsintan tersebut diduga digadaikan oleh oknum perangkat desa. Saat ini kasus itu masih dalam penanganan Satreskrim Polres Jombang.
Ronny menyampaikan, pihaknya berharap persoalan tersebut bisa diselesaikan secara persuasif tanpa harus menempuh jalur hukum. Namun ia mengakui, upaya tersebut cukup sulit dilakukan karena combine harvester diduga telah dijadikan jaminan dalam transaksi tertentu.
“Kami berharap bisa diselesaikan secara baik-baik. Tapi kalau memang sudah digadaikan, tentu ini menjadi rumit karena sudah ada transaksi di situ,” katanya.
BACA JUGA:Kapolres Jember Beri Bantuan Traktor ke Gapoktan, Sinyal Kuat Dukungan Ketahanan Pangan Nasional
Sumber:



