Bukan Lagi yang Dulu: Tak Punya Empati Lagi (3)

Bukan Lagi yang Dulu: Tak Punya Empati Lagi (3)

-Ilustrasi-

BINTANG tidak merasa berubah. Menurutnya, hidup hanya sedang menuntut lebih banyak.


Mini Kidi--

Ia tetap pulang ke rumah yang sama. Tetap tidur di ranjang yang sama. Tetap menyebut kata keluarga dalam setiap kalimat pembelaannya.

Yang berubah hanyalah satu hal: ia tak lagi merasa perlu mendengar.

Setiap keluhan Intan selalu ia jawab dengan logika.

Setiap air mata selalu ia ukur dengan rasionalitas.

Bukan karena ia kejam, tapi karena ia merasa paling tahu mana yang masuk akal dan mana yang berlebihan.

“Kamu harusnya bisa mengerti posisiku.”

“Kamu terlalu pakai perasaan.”

“Aku ini sedang berjuang.”

Kalimat-kalimat itu terdengar benar.

Terlalu benar, sampai tak menyisakan ruang untuk empati.

Intan perlahan belajar diam.

Bukan karena ia setuju,

Sumber: