Baru Diterima, Becak Listrik Bantuan Presiden Mati di Jalan Banyuurip Surabaya

Baru Diterima, Becak Listrik Bantuan Presiden Mati di Jalan Banyuurip Surabaya

Nyoto mendorong becak listriknya di tengah hujan deras di Jalan Banyuurip.-Oskario Udayana-

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Becak listrik bantuan Presiden RI Prabowo Subianto yang diterima warga di Balai Kota Surabaya mendadak mogok saat dibawa pulang hingga berhenti di Jalan Banyuurip, Kamis 22 Januari 2026.

BACA JUGA:Sasar Kawasan Wisata, 200 Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Tiba di Surabaya

Insiden tersebut dialami Nyoto (70), tukang becak asal Pradah Kalikendal, Kecamatan Dukuh Pakis, yang menerima bantuan becak listrik melalui Gerakan Solidaritas Nasional.


Mini Kidi--

Tak lama setelah meninggalkan Balai Kota, becak listrik yang dikendarainya mendadak mati total di kawasan Jalan Banyuurip, tak jauh dari perempatan lampu lalu lintas Kupang, saat hujan deras mengguyur.

BACA JUGA:Ratusan Becak Listrik dari Presiden Mengaspal di Surabaya

Sekitar pukul 13.18 WIB, Nyoto tampak menuntun becak listriknya secara perlahan di tengah hujan bersama anak laki-lakinya.

Dari pantauan di lokasi, indikator baterai pada layar LCD becak menunjukkan warna merah yang menandakan daya hampir habis, sementara kondisi lubang kunci kendaraan terlihat copot.

BACA JUGA:Ratusan Becak Listrik di Malang Diharapkan Dukung Pariwisata Kota

Enggeh mogok terus niki, isine ten pundi, kuncine patah,” ujar Nyoto sambil menunjuk becak listriknya di Jalan Banyuurip.

BACA JUGA:Fraksi Gerindra Kabupaten Malang Dukung Penyaluran Becak Listrik untuk Peningkatan Ekonomi

Nyoto menjelaskan, becak listrik tersebut tiba-tiba mogok sesaat setelah ia berbelok di kawasan lampu lalu lintas Jalan Banyuurip usai melintas dari arah Balai Kota Surabaya melalui Jalan Pandegiling.

Dalam kondisi panik, ia kemudian menghubungi anak laki-lakinya untuk segera menyusul ke lokasi.

BACA JUGA:Yayasan GSN Bagikan 200 Becak Listrik kepada Warga Kabupaten Malang

Sumber: