Hari Raya Idulfitri 1447 H

Rekor Pertemuan PSIM vs Persebaya, Kekalahan di Putaran Pertama Jadi Motivasi Besar Green Force

Rekor Pertemuan PSIM vs Persebaya, Kekalahan di Putaran Pertama Jadi Motivasi Besar Green Force

Momen Bruno Moreira mencoba melewati hadangan pemain PSIM Yogyakarta diputaran Pertama--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Persebaya Surabaya mengusung misi balas dendam menjelang pertemuan kembali dengan PSIM Yogyakarta. 

Kekalahan menyakitkan di kandang sendiri pada putaran pertama lalu kini justru menjadi bahan bakar motivasi bagi skuad Green Force untuk bangkit.

Kedatangan Bernardo Tavares diharapkan akan memberikan dampak signifikan terhadap strategi Persebaya. 

BACA JUGA:Persebaya Tancap Gas, Bidik Kemenangan atas PSIM Yogyakarta


Mini Kidi--

Sentuhan pelatih anyar ini diprediksi akan mengubah pola permainan menjadi lebih efektif, terutama dalam membongkar pertahanan lawan yang kerap menyulitkan di laga sebelumnya.

Motivasi tinggi dari seluruh pemain pada putaran kedua menjadi momen terbaik untuk meningkatkan kepercayaan diri. 

Syarat utamanya, mereka harus mampu meraih poin penuh saat bertandang ke markas lawan, demi memperbaiki posisi mereka di papan klasemen.

Jika menilik ke belakang, rekor pertemuan kedua tim menunjukkan persaingan yang cukup sengit. Dalam empat pertemuan terakhir sejak tahun 2017, kekuatan kedua tim terlihat cukup berimbang. 

BACA JUGA:Minim Menit Bermain, Rendy Oscario dan Dua Pemain Lain Hengkang dari Persebaya

Masing-masing tim berhasil mengemas satu kemenangan dan satu hasil imbang, sementara dua laga lainnya berakhir dengan kekalahan tipis.

Persebaya tercatat pernah unggul 1-0 atas Laskar Mataram pada laga persahabatan tahun 2022, namun, PSIM Yogyakarta berhasil membalasnya pada putaran pertama kemarin.

Pada pertandingan putaran pertama lalu, PSIM Yogyakarta secara mengejutkan berhasil mengalahkan tuan rumah Persebaya Surabaya dengan skor 1-0.

Kekalahan di hadapan pendukung sendiri di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Jumat malam, 8 Agustus 2025 itu, menjadi catatan kelam yang ingin segera dihapus oleh Bruno Moreira dan kawan-kawan dalam laga mendatang.

Sumber:

Berita Terkait