Arsenal Gagal Manfaatkan Momentum, Ditahan Imbang Nottingham Forest
Arsenal bermain imbang tanpa gol dengan Nottingham Forest.-IG:officialnffc.-
MEMORANDUM.DISWAY.ID-Arsenal menyia-nyiakan peluang besar untuk mendekatkan diri pada gelar Liga Inggris pertama dalam 22 tahun terakhir setelah hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan Nottingham Forest yang tengah berjuang menjauhi zona degradasi.
The Gunners sejatinya mendapat suntikan motivasi sebelum laga dimulai. Kekalahan Manchester City dalam derby melawan Manchester United membuka kesempatan bagi Arsenal untuk menjauh sembilan poin di puncak klasemen. Namun, peluang emas tersebut gagal dimaksimalkan.
Situasi ini mengingatkan pada hasil imbang 0-0 melawan Liverpool sembilan hari sebelumnya, yang juga terjadi setelah City terpeleset. Anak asuh Mikel Arteta kembali gagal memanfaatkan momentum ketika menghadapi Forest.
Arsenal memiliki sejumlah peluang, terutama melalui Gabriel Martinelli dan Bukayo Saka. Sayangnya, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang tersebut terbuang percuma.
Hasil seri ini memang memperlebar jarak Arsenal di puncak klasemen menjadi tujuh poin. Namun, keunggulan tersebut berpotensi menyusut menjadi empat poin jika Aston Villa meraih kemenangan atas Everton pada Minggu.
Meski demikian, Arsenal masih dianggap sebagai kandidat terkuat juara Liga Inggris untuk pertama kalinya sejak 2004.
Meski begitu, kegagalan memetik kemenangan bisa memunculkan kembali keraguan, mengingat Arsenal pernah kehilangan keunggulan signifikan di masa lalu.
Salah satunya terjadi pada April 2023, ketika mereka sempat unggul delapan poin atas Manchester City namun akhirnya gagal meraih gelar.
Di sisi lain, Nottingham Forest tampil disiplin dan penuh determinasi. Satu poin yang diraih menjadi hasil berharga, terutama setelah kemenangan West Ham atas Tottenham membuat posisi Forest kembali rawan dalam persaingan zona degradasi.
BACA JUGA:Debut Manis Carrick, Bawa Setan Merah Taklukkan City 2-0 di Derby Manchester

Mini Kidi--
Tim asuhan Sean Dyche, yang unggul lima poin dari tiga tim terbawah, menunjukkan perlawanan sejak awal laga. Nicolas Dominguez sempat mengancam gawang Arsenal, meski tembakannya diblok Declan Rice.
Callum Hudson-Odoi juga hampir memanfaatkan umpan terobosan Murillo pada 20 menit pertama yang berjalan intens.
Arsenal menguasai jalannya pertandingan dan mulai menekan sebelum setengah jam laga berjalan. Dari situasi sepak pojok, bola liar jatuh ke kaki Noni Madueke yang melepaskan voli dan mengarah ke Martinelli di tiang jauh.
Namun, sang winger gagal memaksimalkan peluang emas dari jarak dekat.
Bek Forest, Murillo, kemudian menebus kesalahannya pada menit ke-40. Setelah salah kontrol di lini tengah yang memberi peluang kepada Viktor Gyökeres untuk berlari ke arah gawang, Murillo berhasil melakukan penyelamatan krusial.
Arteta tampak tidak puas dengan performa timnya. Ia menarik keluar Martinelli di babak kedua dan memasukkan Bukayo Saka, Gabriel Jesus, serta Mikel Merino sebelum menit ke-60.
Saka langsung memberi dampak. Ia mengirimkan umpan silang dari sisi kanan yang disambut Declan Rice dengan tendangan voli ke tanah.
Namun, upaya tersebut masih mampu diamankan kiper Forest, Matz Sels, dan menjadi tembakan tepat sasaran pertama Arsenal pada menit ke-59.
Sumber:
